Marquez merebut kemenangan kesembilan musim ini setelah mengalahkan pebalap Suzuki Alex Rins dan pebalap Tech3 Yamaha Johann Zarco. Rossi yang sempat memimpin balapan hingga lap ke-16 sebelum terjatuh di tikungan satu.
Marquez mengaku tampil tanpa beban hingga mampu menekan Rossi. Pebalap 25 tahun itu mengatakan akan lebih memilih bermain aman saat menghadapi Rossi jika masih bersaing dengan Andrea Dovizioso pada perebutan gelar juara dunia MotoGP 2018.
Pernyataan itu diungkapkan Marquez setelah juara dunia MotoGP lima kali itu mengaku beberapa kali hampir jatuh saat mengejar Rossi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marc Marquez finis pertama untuk kali kesembilan pada MotoGP 2018 di Sirkuit Sepang. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo) |
Marquez sempat nyaris terjatuh di tikungan terakhir pada lap-lap awal. Beruntung bagi Marquez justru pebalap Suzuki Andrea Iannone yang terjatuh di belakangnya karena terkejut dengan gerakan Marquez yang hampir terjatuh.
Lebih lanjut Marquez juga tidak kecewa meraih kemenangan karena blunder yang dilakukan Rossi. Meski begitu, Marquez tidak memungkiri sepeda motor Honda RC213V yang ditungganginya kurang sempurna.
"Hari ini balapan yang sulit, karena meski saya merasa kami [Honda] melakukan tugas luar biasa dalam mempersiapkan balapan, tapi kami tidak mendapatkan sepeda motor yang sempurna," tukasnya. (har/nva)
Marc Marquez finis pertama untuk kali kesembilan pada MotoGP 2018 di Sirkuit Sepang. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)