Hamilton Ancam Berhenti jika Seri F1 Terlampau Banyak

CNN Indonesia | Minggu, 11/11/2018 15:38 WIB
Hamilton Ancam Berhenti jika Seri F1 Terlampau Banyak Pebalap Formula 1 Lewis Hamilton. (REUTERS/Jason Reed)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap mobil Formula 1, Lewis Hamilton mengancam bakal menyudahi karirnya di ajang itu, jika penyelenggara berkeras menambah seri balap pada musim 2019. Dia beralasan hal itu membuat seluruh tim terlalu lelah dan terlalu lama jauh dari keluarga.

"Saya pasti enggak akan ikut lagi kalau harus balapan hingga 25 seri. Rasanya kami seperti balapan 25 seri di musim ini, dan saya pikir ini bukan hal yang baik. Menurut saya 18 seri balap seperti masa lalu sudah paling pas," kata Hamilton, seperti dilansir CNN, Minggu (11/11).

Pada musim balap 2018, seri F1 mencapai 21. Meski tahun depan putaran balap akan mampir di Vietnam, tetapi jumlahnya tetap sama seperti tahun ini. Namun, para peserta bakal berlomba hingga Desember, dan merupakan hal yang baru pertama kali terjadi selama 50 tahun pelaksanaan ajang adu cepat jet darat itu.


Sayangnya, harapan Hamilton tidak sejalan dengan promotor F1, Liberty Media. Mereka malah getol berusaha menambah seri balap.
Lewis Hamilton berpeluang menambah gelar juara dunia F1 pada musim 2018.Lewis Hamilton berpeluang menambah gelar juara dunia F1 pada musim 2018. (REUTERS/Henry Romero)
Pebalap tim Mercedes Petronas itu menyatakan hal itu akan menyulitkan semua pihak. Baik penyelenggara dan peserta. Sebab, mereka cuma punya waktu sangat sempit untuk beristirahat usai balap sebelum kembali disibukkan dengan persiapan untuk musim berikutnya.

"Saya suka balap, tapi musimnya terlalu panjang. Butuh pengorbanan besar dari kami untuk jauh dari keluarga dalam waktu yang lama. Musim balapnya terlampau lama dan waktu istirahat kami terlalu singkat," ujar Hamilton.

Hamilton saat ini berhasil menyabet gelar juara dunia kelimanya, selepas menyelesaikan balapan di urutan empat pada GP Meksiko. Kini gelar yang masih diperebutkan adalah juara dunia konstruktor.


Dua pabrikan, Mercedes dan Ferrari bersaing ketat dalam ajang GP Brasil pada akhir pekan ini. Ferrari harus mengantongi poin 13 atau lebih jika ingin memperpanjang persaingan hingga akhir di Sirkuit Abu Dhabi. (ayp/nva)