Marcus/Kevin akan menjalani final kesepuluh pada tahun 2018 pada ajang Hong Kong Terbuka 2018 setelah melewati adangan pasangan senior di Pelatnas PBSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini kami main cukup baik di gim pertama, di gim kedua kami terlalu buru-buru ingin mematikan lawan dan mereka bisa melakukan block dengan baik, jadi kami harus ganti strategi lagi di game ketiga," kata Marcus setelah pertandingan seperti dikutip dari rilis resmi PBSI.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menelan kekalahan kelima dari Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Hong Kong Terbuka 2018. (Dok. PBSI) |
"Di gim ketiga, kami kurang tahan dengan serangan mereka. Sebetulnya kondisi kami sedang bagus, tapi kami tertekan dengan pola main mereka dan kami tidak bisa melewati itu. Kalau di gim kedua kan kami bisa menyerang balik," komentar Ahsan.
Kemenangan pada laga semifinal Hong Kong Terbuka 2018 merupakan yang kelima kali dibukukan Marcus/Kevin atas Ahsan/Hendra dari tujuh pertemuan antara keduanya.
Setelah menaklukkan Ahsan/Hendra, di final Marcus/Kevin akan berhadapan dengan pasangan nomor satu Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.
Dari 10 pertemuan, Marcus/Kevin menang enam kali atas ganda putra peringkat tiga dunia.
Pada pertemuan terakhir yang berlangsung pada Oktober 2018 di Denmark Terbuka, Marcus/Kevin menang 21-15 dan 21-16. (nva)
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menelan kekalahan kelima dari Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Hong Kong Terbuka 2018. (Dok. PBSI)