Miller Sebut Bendera Merah di MotoGP Valencia sebagai Lelucon

CNN Indonesia | Senin, 19/11/2018 10:59 WIB
Miller Sebut Bendera Merah di MotoGP Valencia sebagai Lelucon Miller kesal karena bendera merah di MotoGP Valencia terlambat dikeluarkan. (REUTERS/Brandon Malone)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Pramac Ducati Jack Miller mengungkapkan kekesalannya dengan menilai bendera merah di balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (18/11), sebagai lelucon.

Jack Miller merupakan satu dari 11 pebalap yang mengalami kecelakaan dalam rombongan pertama di MotoGP Valencia akibat kondisi trek yang buruk. Situasi itu membuat race direction menghentikan balapan setelah 14 putaran.

Miller yang kini berusia 23 tahun tergelincir di tikungan ketiga saat balapan menyisakan 23 lap lagi. Pebalap Australia itu pun sangat marah di pitlane saat mengetahui makin banyak pebalap yang terjadi di seri pamungkas MotoGP 2018 tersebut.


"Maksud saya, itu [bendera merah di lap 14] lelucon, mereka seharusnya sudah menghentikan perlombaan sejak awal," kata Miller dikutip dari Motorsport.

"Saya tidak mencari alasan atau apa pun. Tapi pebalap lain seperti Maverick [Vinales] hampir jatuh di trek lurus. Jumlah air yang turun tidak normal," Miller menambahkan.

Kombinasi trek di Sirkuit Ricardo Tormo dengan hujan jelas tidak menguntungkan untuk para pebalap. Sejak latihan bebas pertama sejumlah pebalap mengalami kecelakaan. Mulai dari Johann Zarco hingga Marc Marquez pun tergelincir sebelum balapan MotoGP Valencia.

Hujan deras dan lintasan yang amat basah membuat sejumlah pebalap terjatuh di MotoGP Valencia.Hujan deras dan lintasan yang amat basah membuat sejumlah pebalap terjatuh di MotoGP Valencia. (REUTERS/Heino Kalis)
Miller juga merasa keinginan pebalap yang diungkapkan dalam pertemuan komisi keselamatan Jumat (16/11) diabaikan, setelah beberapa rekan pesaingnya menyampaikan keprihatinan mereka atas kondisi lintasan.

Miller sempat memprediksi bahwa kondisi trek saat balapan akan lebih buruk dibanding saat latihan bebas pertama dan kedua pada hari Jumat. Ia menambahkan, bendera tersebut seharusnya dikeluarkan sejak balapan memasuki lap kelima.

"Kami sangat mendorong pada hari Jumat di [pertemuan] komisi keselamatan, karena pada hari Jumat ada dua kali bendera merah. Kami mengatakan 'hei, jika itu bisa semakin buruk, keluarkan bendera merah'," ucap Miller.

Gagal finis di MotoGP Valencia membuat Miller menyesal karena tidak bisa memberikan yang terbaik untuk Pramac di balapan terakhir.

"Sayangnya saya jatuh ketika hujan lebat, dan bersama dengan banyak pengendara. Saya merasa sangat, sangat menyesal untuk tim. Saya hanya melakukan satu kesalahan di akhir pekan ini, tetapi sayangnya kami tidak bisa menyelesaikan balapan," Miller menuturkan. (sry)


BACA JUGA