Sven-Goran Eriksson Waspadai Empat Pemain Timnas Indonesia

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Nov 2018 14:33 WIB
Pelatih timnas Filipina Sven Goran Eriksson menyebut pemain-pemain Timnas Indonesia yang patut diwaspadai jelang pertemuan kedua tim , Minggu (25/11). Sven-Goran Eriksson (kedua dari kanan) akan memimpin Filipina menghadapi Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih timnas Filipina Sven Goran Eriksson menyebut pemain-pemain Timnas Indonesia yang patut diwaspadai jelang pertemuan kedua tim di fase Grup B Piala AFF 2018, Minggu (25/11), yaitu Evan Dimas, Zulfiandi, Beto Goncalves dan Stefano Lilipaly.

Eriksson yang merupakan mantan pelatih Timnas Inggris itu mengaku sudah mengetahui permainan Timnas Indonesia pada saat menghadapi Thailand. Kala itu, skuat Garuda kalah 2-4 pada laga yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11).

"Timnas Indonesia dihuni banyak pemain muda dan pemain cepat di sisi sayap, ada nomor empat [Zulfiandi] dan nomor enam [Evan Dimas]. Di posisi striker, juga bagus ada nomor sembilan [Beto] dan nomor 10 [Lilipaly]," kata Eriksson saat konferensi pers jelang laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (24/11).

Tak ingin menganggap remeh Timnas Indonesia, Eriksson mengatakan pertemuan kedua tim merupakan laga penting. Mantan pelatih Lazio itu menyebut bakal menampilkan permainan terbaiknya saat menghadapi Timnas Indonesia di kandang.

"Kalau kami mau menang, kami harus bertahan lebih dulu. Pertandingan besok tidak akan mudah," ujarnya.

Sven-Goran Eriksson menjalani karier baru di Asia bersama timnas Filipina.Sven-Goran Eriksson menjalani karier baru di Asia bersama timnas Filipina. (REUTERS/Erik De Castro)
)
Eriksson resmi dikontrak sebagai pelatih untuk memimpin The Azkals di dua turnamen penting, yakni Piala AFF 2018 dan putaran final Piala Asia, Januari mendatang. Keduanya merupakan turnamen besar dan diharapkan Filipina bisa mendapatkan hasil terbaiknya.

"Saya tidak tahu kenapa saya di sini [Filipina], saya suka orang-orangnya. Lalu, kenapa tidak? Kontrak pendek, persiapan pendek, tidak ada TC [pemusatan latihan] jangka panjang dan itu yang saya cari. Saya harap pemain senang dan saya juga," ungkapnya.

Di tangan Eriksson, The Azkals sudah mengantongi dua kali menang dan satu hasil seri di babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018. Saat ini, Filipina berada di peringkat kedua klasemen di bawah Thailand dengan sama-sama meraih tujuh poin.

Jelang laga melawan Timnas Indonesia, Eriksson mengatakan timnya sudah terlihat sedikit capek. Namun, ia berharap penampilan buruk saat melawan Thailand tidak terjadi laga saat menghadapi Timnas Indonesia.

"Saat lawan Thailand, di babak kedua pemain main lebih baik lagi. Saya tidak tahu, apa di bagian benua ini mentalitasnya seperti itu? Kejadian di Thailand kami bisa mendominasi di babak kedua, harusnya kami bisa cetak gol lebih banyak lagi," ungkap pelatih 70 tahun itu. (nva/nva)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER