Legenda Juventus Ungkap Perjuangan Lawan Kanker

CNN Indonesia | Senin, 26/11/2018 18:25 WIB
Legenda Juventus Ungkap Perjuangan Lawan Kanker Gianluca Vialli telah berjuang melawan kanker selama satu tahun. (Adrian DENNIS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda Juventus, Gianluca Vialli mengungkapkan dirinya tengah berjuang melawan kanker dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Dalam wawancara dengan Corriere della Sera, Vialli menyatakan dirinya sudah mulai kembali memiliki kondisi fisik yang baik.

"Saya dalam kondisi baik-baik saja saat ini. Kondisi ini sudah berjalan satu tahun dan saya mulai kembali memiliki kondisi fisik yang baik, meskipun saya belum punya kepastian bagaimana pertandingan ini berakhir."


"Saya terbiasa menggunakan sweater di balik kaus yang saya kenakan sehingga tak ada satupun yang menyadari. Saya masih seperti sosok yang dikenal orang seelumnya," ucap Vialli seperti dikutip dari Football Italia.

Vialli mengaku berusaha keras untuk bisa terus memotivasi diri dalam perjuangan melawan kanker selama ini.

"Hal terpenting bukanlah memenangkannya, melainkan memiliki pola pikir seperti pemenang. Hidup ini komposisinya terdiri dari 10 persen apa yang terjadi pada kita dan 90 persen tentang bagaimana cara menanganinya."

"Kunci penting lainnya dalam proses pemulihan saya adalah dengan membuat catatan di kertas yang bertuliskan 'Kita adalah produk dari apa yang kita pikirkan'," tutur Vialli.
Gianluca Vialli mengantar Juventus menjadi juara Liga Champions.Gianluca Vialli mengantar Juventus menjadi juara Liga Champions. (PATRICK HERTZOG / AFP)
Vialli berharap kisah yang terjadi pada dirinya bisa jadi inspirasi bagi banyak orang yang tengah berjuang dalam hidupnya.

"Saya harap cerita saya bisa membantu orang lain, tentang bagaimana menghadapi apa yang terjadi dengan cara yang tepat," ujar pria asal Italia ini.

Vialli mengawali kariernya di Cremonese dan kemudian menghabiskan delapan musim bersama Sampdoria. Vialli lalu bergabung dengan Juventus dan sukses memenangkan Liga Champions 1995/1996. 

Vialli kemudian sempat hijrah ke Chelsea sebagai pemain merangkap manajer dan pensiun pada tahun 1999. (ptr/bac)