Setelah memasukkan super sub Daniel Sturridge untuk menggantikan Mohamed Salah, Juergen Klopp melihat Liverpool masih kekurangan daya gedor di lini serang. Karena itulah Klopp memutuskan memasukkan Origi untuk menggantikan Roberto Firmino yang kurang menggigit di laga tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Divock Origi tidak mendapat kawalan ketika menyundul bola di muka gawang. (REUTERS/Phil Noble) |
Van Dijk sendiri sudah terlihat membalikkan badan tanda kekecewaan atas tendangan tersebut. Namun ternyata bola membentur mistar, juga disebabkan oleh blunder Jordan Pickford, dan malah kembali bergulir ke lapangan.
Origi terlihat tetap ngotot mengejar bola dan hal itu membuahkan hasil. Ia tak terkawal di depan gawang dan dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang lewat sundulan kepala.
Gol Divock Origi membuat Liverpool menang dengan dramatis atas Everton. (REUTERS/Phil Noble) |
"Terima kasih kepada Tuhan bahwa bola itu datang ke hadapan saya," kata Origi seperti dikutip dari situs resmi Liverpool.
"Semua orang melakukan pressing dan kami terus bermain dengan kesadaran kami bisa memenangkan laga ini. Gol di akhir pertandingan itu memberikan perasaan yang luar biasa. Saya sangat senang," ujar Origi. (ptr/jun)
Divock Origi tidak mendapat kawalan ketika menyundul bola di muka gawang. (REUTERS/Phil Noble)
Gol Divock Origi membuat Liverpool menang dengan dramatis atas Everton. (REUTERS/Phil Noble)