Santiago Solari Sukses Tiru Strategi Ampuh Zidane

CNN Indonesia | Senin, 03/12/2018 11:20 WIB
Pelatih Real Madrid Santiago Solari sukses meniru strategi Zinedine Zidane sebagai kunci kemenangan atas Valencia dalam lanjutan La Liga Spanyol, Minggu (2/12). Santiago Solari sukses tiru strategi Zinedine Zidane di Real Madrid. (REUTERS/Sergio Perez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Real Madrid Santiago Solari sukses meniru strategi Zinedine Zidane sebagai kunci kemenangan atas Valencia, Minggu (2/12). Solari menggunakan formula brilian Zidane saat harus menurunkan lapis kedua.

Marca menyebutkan, Solari berhasil meniru strategi berani Zidane dengan mengandalkan pemain lapis kedua di laga penting.

Usai mempersembahkan tiga trofi piala Liga Champions berturut-turut, Zidane meninggalkan warisan taktik brilian yang mampu membawa Madrid meraih kemenangan.


Pelatih asal Perancis itu berhasil membuat perubahan positif dengan menggunakan skuat pelapis sebagai motor kemenangan Los Blancos di ajang final Liga Champions Eropa 2016.

Taktik Zidane dengan mengganti Dani Carvajal, Toni Kroos, dan Karim Benzema untuk memainkan Danilo, Lucas Vazquez, dan Isco membuktikan keberhasilan Los Blancos meraih gelar juara di ajang Liga Champions 2016.

Dengan memainkan skuat pelapis seperti Danilo, Isco, dan Vazquez, Solari kembali menggunakan taktik ampuh Zizou pada laga kontra Valencia pada Minggu (2/12). Pergantian pemain dengan menggunakan lapis kedua ini, berhasil mengunci kemenangan bagi Los Blancos di babak kedua.

Rencana yang Zizou tersebut, kini digunakan kembali oleh Santiago Solari untuk mengeluarkan Madrid dari rekor negatif. Faktanya, taktik memainkan pemain pelapis ini malah menjadi kekuatan tak terduga dari El Real.

Terbentuknya skuat baru tersebut, kini membuka peluang untuk mendapatkan waktu bermain lebih setelah berhasil memulihkan konstruksi permainan Real Madrid yang telah hilang semenjak ditinggal Zizou.

Namun, Solari juga masih memiliki pemain cadangan lain bertabur bintang yang dapat diandalkan. Tentu rotasi pemain ini sangat membantu Los Blancos dalam pemulihan stamina terutama saat setelah skuat utama menghadapi tim-tim raksasa Liga Spanyol atau berlaga dalam Liga Champions.

Menghadapi Valencia, Madrid tampil tanpa Toni Kroos, Marcelo, dan Casemiro yang sedang mengalami cedera. Solari juga berani merotasi Gareth Bale dan Luka Modric dan memberikan kesempatan kepada Vazquez, Ceballos, Llorente, dan Asensio.

Solari menggunakan formula ini untuk melawan Valencia setelah sebelumnya Real Madrid menelan kekalahan telak dari Eibar. Komposisi tim baru ini dapat menjadi titik balik bagi Solari untuk meraih kembali kepercayaan diri dan mental juara Madrid yang mulai hilang setelah ditinggal Zizou dan Cristiano Ronaldo. (dre/jun)