Bali United Prioritaskan Pelatih Asing Ketimbang Lokal

CNN Indonesia | Selasa, 04/12/2018 17:14 WIB
Bali United Prioritaskan Pelatih Asing Ketimbang Lokal Bali United memprioritaskan pelatih asing untuk gantikan Widodo C. Putro. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemilik Bali United Pieter Tanuri menyebut lebih tertarik merekrut pelatih asing ketimbang pelatih lokal untuk menggantikan Widodo Cahyono Putro.

Manajemen Bali United menggunakan haknya untuk memberhentikan Widodo dari jabatannya sebagai pelatih setelah Serdadu Tridatu mengalami kekalahan di tiga laga secara beruntun. Sesuai isi klausul dalam kontrak, manajemen berhak untuk menyelesaikan kontrak dengan Widodo jika kalah di tiga laga beruntun.

Saat ini manajemen Bali United sudah mengantongi sekitar 30 riwayat hidup pelatih asing. Mulai dari mantan pemain timnas Brasil Roberto Carlos, mantan pelatih timnas Inggris Sven Gorran Eriksson, Pieter Huistra dan beberapa nama besar lain masuk dalam pantauan.


Pieter menegaskan manajemen lebih tertarik untuk menggunakan jasa pelatih asing ketimbang pelatih lokal. Hal itu disebutkan Pieter ketika CNNIndonesia.com menanyakan kemungkinan Bali United untuk kembali menarik Indra Sjafri sebagai pelatih.

Indra Sjafri pernah menjabat sebagai pelatih Bali United di musim 2015-2016, sebelum ia dipanggil PSSI untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19 pada 2017.

Di musim ini posisi Bali United di klasemen Liga 1 mengalami penurunan.Di musim ini posisi Bali United di klasemen Liga 1 mengalami penurunan. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

"Untuk pelatih kita sedang lihat lagi. Dari sekian banyak nama, belum kami putuskan. Kali ini mungkin kami akan utamakan pelatih asing [buat jadi pelatih Bali United]," kata Pieter melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com.

Rencananya, manajemen baru akan membahas lebih lanjut nama-nama yang cocok untuk menjadi pelatih Bali United usai laga terakhir melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Minggu (9/12).

Di musim kompetisi 2017 Bali United menempati posisi runner-up pada klasemen akhir. Serdadu Tridatu juga menjadi satu-satunya wakil Indonesia di ajang kualifikasi Liga Champions Asia 2018.

Tetapi Bali United yang kala itu dikomandoi Widodo C. Putro gagal lolos ke putaran final dan akhirnya hanya mampu tampil di Piala AFC 2018. Masuk di Grup G, Bali United terperosok di dasar klasemen dengan raihan lima poin dari hasil satu kemenangan, dua imbang dan tiga kekalahan.

Di musim ini, Bali United untuk sementara berada di urutan ke-10 klasemen Liga 1 2018 dengan raihan 45 poin dan menyisakan satu pertandingan. (TTF/bac)