Ryuji Utomo Kembali ke Persija Jakarta di Liga 1 2019

CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 09:34 WIB
Pemain belakang Ryuji Utomo kembali membela Persija Jakarta untuk kompetisi Liga 1 2019 setelah merumput di Liga 2 Thailand. Ryuji Utomo (kiri) kembali berseragam Persija Jakarta untuk Liga 1 2019. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemain belakang Ryuji Utomo kembali memperkuat Persija Jakarta untuk kompetisi Liga 1 2019.

Kepastian tersebut diungkap Direktur Utama Persija, Gede Widiade, melalui situs resmi klub berjulukan Macan Kemayoran pada Rabu (26/12).

"Ya, Ryuji resmi menjadi bagian baru dalam keluarga Persija. Ia kami kontrak dengan durasi dua tahun ke depan," kata Gede.


Gede mengatakan kehadiran pemain yang musim lalu bermain di Liga Thailand bersama PTT Rayong ini merupakan hasil diskusi manajemen dan tim pelatih yang menyatakan bila dia adalah pemain yang dibutuhkan tim.

Musim lalu, Ryuji sukses membawa PTT Rayong promosi dari Thai League 2 ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola Thailand sekaligus membawa klub itu juara di kompetisi tersebut. Selain itu, lanjut Gede, Ryuji juga merupakan pemain kelahiran Jakarta.

Ryuji Utomo Kembali ke Persija Jakarta di Liga 1 2019Ryuji Utomo saat tanda tangan kontrak dengan PTT Rayong. (Dok. Gabriel Budi)
"Selain tentunya dia juga masih berusia muda ditambah Ryuji kan milik Persija dari dulu. Apalagi kelebihan Ryuji bisa bermain di berbagai posisi."

"Bagus tentunya untuk Persija yang akan bermain di tiga kompetisi musim depan, yakni kompetisi Asia, Liga 1 2019, dan Piala Indonesia," katanya menambahkan.

Sebelumnya, Ryuji sempat memperkuat Persija pada musim kompetisi Liga 1 2017-2018.

Ketika itu, pemain 23 tahun ini berhasil mengantar Macan Kemayoran ke posisi empat dalam klasemen dengan perolehan 61 poin. Ia juga diboyong Persija untuk memperkuat tim tampil di babak penyisihan grup Piala AFC.

Musim depan, Persija akan kembali melakoni penyisihan Grup G Piala AFC 2019. Ryuji dan kawan-kawan satu grup dengan Ceres-Negros (Filipina), Becamex Binh Duong (Vietnam), dan Shan United (Myanmar). (map/bac)