Guardiola: Tak Ada yang Percaya Man City Kalahkan Liverpool

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 03/01/2019 05:33 WIB
Guardiola: Tak Ada yang Percaya Man City Kalahkan Liverpool Guardiola klaim semua orang jagokan Liverpool menang saat bertemu dengan Man City. (REUTERS/Andrew Yates)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Manchester City Pep Guardiola mengklaim banyak orang akan menjagokan Liverpool untuk memenangi pertandingan saat kedua tim bertemu di pekan ke-21 Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Jumat (4/1) dini hari WIB.

Liverpool yang merupakan pemuncak klasemen tampil impresif di musim ini dengan catatan belum terkalahkan di Liga Inggris dalam 20 pertandingan. Sementara Man City sebagai juara bertahan sudah tiga kali kalah dan tertinggal tujuh angka dari Liverpool.

Kemenangan dibutuhkan Man City untuk menjaga persaingan menuju tangga juara. Akan tetapi jika kalah, maka peluang The Citizens mempertahankan gelar bisa makin sulit.


"Saya tahu hari ini tidak ada yang percaya kami [bisa menang], tetapi seperti itu adanya," ujar Guardiola dikutip dari Telegraph.

Menurut Guardiola Liverpool saat ini merupakan tim terbaik di Eropa. Itu terlihat dari konsistensi yang The Reds miliki hingga cara bermain.

Guardiola optimistis timnya bisa mengalahkan Liverpool.Guardiola optimistis timnya bisa mengalahkan Liverpool. (Reuters/Carl Recine)

"Kami akan fokus pada apa yang harus kami lakukan untuk memenangkan pertandingan. Semua orang berbicara jika kami kalah, tetapi kami bisa menang," Guardiola menegaskan.

Jelang pertandingan nanti Man City dihadapkan pada rapor buruk pertemuan kedua tim. Dalam empat laga terakhir keduanya di ajang resmi, The Citizens tidak pernah menang atas Liverpool. Kali terakhir Manchester Biru menang atas Liverpool terjadi pada 16 lalu saat menang 5-0 di musim 2017/2018.

Sedangkan di pertemuan pertama musim ini pada Oktober 2018 di Anfield, Man City dan Liverpool bermain imbang 0-0. Salah satu faktornya kegagalan Riyad Mahrez dalam mengeksekusi penalti.

"Setiap kali kami memenangkan banyak permainan, tidak berarti itu akan terjadi di masa depan. Saya punya perasaan semua orang bisa mengalahkan kami, tetapi kami juga bisa mengalahkan semua orang," tutur Guardiola. (sry)