"Semua informasi dari masyarakat dari siapapun akan kami kumpulkan, kami terima dan akan kami analisis apakah ada kekuatan hukum atau kah hanya fitnah," ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono, Jakarta, Senin (28/1).
Selain itu, kata Argo, pihaknya sejauh ini tengah fokus melakukan pemberkasan laporan untuk diserahkan ke kejaksaan atas nama Lasmi Indaryani terkait pengaturan skor di Liga 3.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Kombes Polisi Argo Yuwono mengatakan Satgas Anti Mafia Bola terus mendalami kasus dugaan pengaturan skor. (CNN Indonesia/Marselinus Gual) |
Lebih lanjut, Malik mendesak Vigit untuk meminta maaf kepada Persija paling lambat Februari dan dilakukan di depan awak media.
"Kami bijaksana. Untuk teknis permintaan maaf, kami persilakan kepada VW," ujarnya.
Dalam kasus ini, Satgas Mafia Bola telah menetapkan enam tersangka termasuk pemilik PS Mojokerto Putra Vigit Waluyo dan lima orang lainnya dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
Satgas Anti Mafia Bola pun telah menemukan proses pengiriman uang sejumlah Rp115 juta dari Vigit ke mantan anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih.
Lebih lanjut, kata Dedi, Satgas Anti-Mafia Bola Polri berencana untuk kembali memanggil Sesmenpora Gatot S Dewa Broto hingga Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Richard Sam Bera untuk mendalami kasus dugaan pengaturan skor yang melibatkan mantan Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat.
--
Catatan redaksi: Judul berita diubah oleh redaksi pada pukul 21.25 WIB dari semula 'Polisi Dalami Dugaan Persija Terlibat Pengaturan Skor' karena terjadi kesalahan. (din/bac/jun)
Kabid Humas Kombes Polisi Argo Yuwono mengatakan Satgas Anti Mafia Bola terus mendalami kasus dugaan pengaturan skor. (CNN Indonesia/Marselinus Gual)