Tak Puas dengan Man City, Guardiola Iri dengan Mantan Klub

NVA, CNN Indonesia | Selasa, 29/01/2019 02:30 WIB
Tak Puas dengan Man City, Guardiola Iri dengan Mantan Klub Pep Guardiola tidak ingin pemain Manchester City menyerah. (Reuters/John Sibley)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pep Guardiola mengaku ingin membuat Manchester City mendominasi Liga Inggris, seperti yang terjadi dengan Barcelona di Spanyol, Bayern Munchen di Jerman, dan Juventus di Italia.

Setelah musim lalu menjadi kampiun liga domestik, Man City saat ini tertinggal empat poin dari Liverpool untuk meraih gelar juara Liga Inggris 2018/2019.

Guardiola merasa The Citizens tidak berada pada level klub terbaik di dunia karena belum mampu menguasai Liga Inggris secara reguler.


"Saya telah sering mengatakan, siapa klub terbaik dalam dekade terakhir? Juventus, Bayern Munchen, Barcelona. Itu adalah tiga tim terbaik di Eropa. Kenapa? Karena mereka meraih gelar juara setiap musim, setiap musim mereka meraih gelar, setiap musim mereka berada di sana. Itu karena mereka terbaik," tutur Guardiola dikutip dari ESPN.

"Kami tidak bisa mengikuti mereka karena itu sulit, tapi masih mungkin untuk meniru mereka, tetap kompetitif sampai akhir. Terkadang Anda beruntung, kadang tidak, tapi berusahalah. Itu yang saya mau," sambungnya.

Tak Puas dengan Man City, Guardiola Iri dengan Mantan KlubManchester City masih berpeluang meraih empat piala pada musim 2018/2019. (REUTERS/Jon Super)
Selain masih berpeluang menjadi juara Liga Inggris 2018/2019, Man City pada musim ini juga masih tampil dalam Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga.

Dengan situasi seperti itu Guardiola ingin Sergio Aguero dan kawan-kawan dapat mempertahankan peluang meraih gelar juara di berbagai ajang.

"Saya tidak bisa memberi hari libur. Kami memiliki banyak pertandingan. Pemain harus memahami. Di waktu yang sama saya katakan ini adalah sebuah kehormatan," terang Guardiola.

"Jika Anda merasa ini adalah permasalahan, itu adalah kesalahan besar. Ini adalah sebuah kehormatan. Jika Anda berusia 35 tahun, Anda bisa menikmati libur panjang. Tidak masalah karena Anda akan pensiun. Tapi untuk saat sekarang ini adalah sebuah kehormatan," tukasnya. (nva/nva)