Dillon Danis: Sebaiknya Khabib Diam Saja

CNN Indonesia | Kamis, 31/01/2019 11:41 WIB
Dillon Danis: Sebaiknya Khabib Diam Saja Khabib Nurmagomedov dikabarkan menolak kembali bertarung di Las Vegas. (REUTERS/Said Tsarnayev)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petarung UFC asal Brasil, Dillon Danis, menyerang Khabib Nurmagomedov melalui Twitter setelah juara dunia kelas ringan itu mendapat hukuman dari Komisi Atletik Nevada (NSAC), Selasa (29/1).

Khabib mendapat hukuman larangan bertarung di Nevada selama sembilan bulan dan denda US$500 ribu menyusul keributan yang terjadi usai pertarungan melawan Conor McGregor di UFC 229.

Khabib mengungkapkan kekesalan melalui Twitter merespons hukuman dari NSAC. Petarung asal Rusia itu menganggap hukuman NSAC penuh muatan politis. Terlebih NSAC juga memberi hukuman untuk Abubakar Nurmagomedov (sepupu Khabib) dan Zubaira Tukhugov larangan tampil selama satu tahun dan denda US$25 ribu.


"Selamanya politis. Bangunkan saya ketika semuanya sudah berakhir," tulis Khabib melalui Twitter merespons hukuman dari NSAC.


Respons Khabib tidak diterima dengan baik oleh Danis. Petarung sahabat McGregor itu meminta Khabib untuk diam dan menerima hukuman yang diberikan NSAC.

"Diam saja. [Denda] US$500 ribu karena memukul saya, kamu meleset, ditambah kamu mendapat hukuman," tulis Danis melalui Twitter.

Khabib Nurmagomedov mendapat hukuman yang lebih berat daripada Conor McGregor.Khabib Nurmagomedov mendapat hukuman yang lebih berat daripada Conor McGregor. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)
Danis menjadi 'musuh' utama Khabib sejak sebelum pertarungan UFC 229 melawan McGregor. Danis dituding menghina keluarga dan agama Khabib sebelum pertarungan berlangsung.

Usai berhasil mengalahkan McGregor di UFC 229, Khabib kemudian keluar oktagon dan menyerang Danis di luar ring. Atas tindakan itu Khabib akhirnya mendapat hukuman dari NCAS.

Manajer Khabib, Ali Abdelaziz, mengklaim hukuman untuk Abubakar dan Tukhugov membuat petarung 30 tahun itu menolak kembali bertarung di Las Vegas.

"Khabib sudah selesai dengan Las Vegas karena memberi adiknya [Abubakar dan Tukhugov hukuman berat]. Khabib senang Madison Square Garden [New York]. Banyak pendukungnya tinggal di sana, dan New York selalu baik kepada dia. Dia rindu bertarung di New York," ucap Abdelaziz dikutip dari Sporting News. (har/ptr)