Satgas Temukan Dokumen Keuangan Persija Sengaja Dirusak

CNN Indonesia | Senin, 04/02/2019 17:48 WIB
Satgas Temukan Dokumen Keuangan Persija Sengaja Dirusak Kantor PT Liga Indonesia merupakan digeledah Satgas Anti Mafia Bola pada pekan lalu. (Dika Dania Kardi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dokumen keuangan Persija Jakarta di kantor PT Liga Indonesia (LI) ditemukan rusak secara disengaja ketika Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan pada Jumat (1/2).

Penyidik dari Satgas Anti Mafia Bola melakukan penggeledahan di dua kantor, yakni PT Liga Indonesia (LI) dan PT Gelora Trisula Semesta (GTS) menjelang akhir pekan lalu. PT LI merupakan operator kompetisi sepak bola di era Liga Super Indonesia.

Menurut Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono selain dokumen keuangan Persija yang dirusak, dalam penggeledahan tersebut ditemukan bukti berupa laporan keuangan dari PT LI dan GTS.


"Di PT Liga ditemukan ada juga dokumen yang dirusak, sudah kami konfirmasi ke para saksi, dan itu dibenarkan oleh para saksi," kata Syahar kepada media, Senin (4/2).

Pernyataan saksi tersebut, kata Syahar juga sudah dimasukkan ke dalam berita acara. Selain itu, lanjutnya, dokumen rusak yang ditemukan tersebut juga akan didalami oleh penyidik, termasuk kemungkinan bila ada perintah untuk merusak dokumen.

"Ini kami dalami dulu, yang jelas perbuatan ada kesengajaan untuk hilangkan dokumen," ujar Syahar.

Syahar (kanan) menyebut manajemen Persija bisa dipanggil untuk keperluan pemeriksaan.Syahar (kanan) menyebut manajemen Persija bisa dipanggil untuk dimintai keterangan. (CNN Indonesia/Fachri Fachrudin)
Syahar menyebut tak menutup kemungkinan pihak kepolisian akan memanggil manajemen Persija untuk dimintai keterangan perihal dokumen yang rusak tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan bisa [manajemen Persija dipanggil]," ucapnya.

Lebih dari itu, Syahar menyampaikan saat ini penyidik Satgas Anti Mafia Bola masih terus mendalami pernyataan saksi-saksi serta pendalaman terhadap bukti-bukti yang ditemukan di TKP.

"Ini bantu penyelesaian penyidikan berkas perkara dan juga dalam rangka pengembangan kasus," kata Syahar.

Selain kantor PT LI dan GTS, pada pekan lalu Satgas Anti Mafia Bola juga menggeledah kantor PSSI yang berada di FX Sudirman dan Kemang, Rabu (29/1). Dalam penggeledahan itu polisi menyita sejumlah dokumen terkait penyelenggaraan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. (dis/nva)