Dalam pertandingan itu Timnas Indonesia U-22 bermain imbang 2-2 melawan Bhayangkara FC yang merupakan peringkat ketiga Liga 1 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laga tersebut beberapa kali pemain Timnas Indonesia U-22 melakukan operan kepada kiper, baik Awan Setho atau Muhammad Riyandi ketika dijaga ketat Bhayangkara FC. Indra Sjafri secara khusus menyoroti back-pass pemainnya yang dimainkan di babak kedua.
Pemain Timnas Indonesia U-22 masih melakukan beberapa operan ke kiper. (Dok. Bhayangkara FC) |
Lewat sisa waktu yang dimiliki, Indra Sjafri mengatakan masih banyak yang perlu diperbaiki Timnas Indonesia U-22 sebelum tampil di Piala AFF U-22 di Kamboja, 17 Februari mendatang. Selanjutnya, Luthfi Kamal dan kawan-kawan bakal kembali melakoni laga uji coba melawan Arema FC di Malang, Minggu (10/2).
"Kedua tim di Timnas Indonesia U-22 ada plus-minusnya. Tim yang pertama membangun permainan lebih rapi. Bermain dengan posisi yang progresif. Tim yang kedua memang diminta main serangan balik, tapi terlalu menyerang balik sehingga transisinya lambat," jelas Indra Sjafri.
"Pertandingan ini saya pikir cukup menarik untuk pembelajaran awal kami. Intinya ada beberapa hal yang kami harus perbaiki baik itu individu dan taktik, taktik grup, maupun taktik tim," tutur Indra. (ttf/sry/jun)
Pemain Timnas Indonesia U-22 masih melakukan beberapa operan ke kiper. (Dok. Bhayangkara FC)