Ayah Belum Punya Rumah, Bintang Timnas U-22 Hampir Menangis

CNN Indonesia | Jumat, 01/03/2019 11:18 WIB
Ayah Belum Punya Rumah, Bintang Timnas U-22 Hampir Menangis Sani Rizki Fauzi menahan haru saat mendengarkan curahan hati sang ayah. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Curahan hati sang ayah yang belum memiliki tempat tinggal membuat gelandang Timnas Indonesia U-22 Sani Rizki Fauzi terharu hingga berkaca-kaca.

Selain menjadi pemain sepak bola, Sani juga merupakan anggota Korps Brimob. Di satuan tersebut, laki-laki 21 tahun tersebut berpangkat Brigadir Polisi Dua Polri atau Bripda.

Prestasi Sani membawa Timnas Indonesia U-22 juara Piala AFF U-22 2019 membuat pihak kepolisian bangga. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono berjanji akan memberikan apresiasi.


"Sedang kami ajukan, ada penghargaan yang diberikan kepada dua anggota polisi yang ada di Timnas Indonesia U-22 [Sani dan kiper Awan Setho]. Mereka akan diberikan kenaikan pangkat luar biasa," kata Argo kepada para awak media dalam konferensi pers di Mako Brimob Kwitang pada Jumat (1/3).

Edi Riadi, ayah Sani Rizki Fauzi, berharap sang anak bisa terus berkembang dalam kariernya sebagai pesepakbola.Edi Riadi, ayah Sani Rizki Fauzi, berharap sang anak bisa terus berkembang dalam kariernya sebagai pesepakbola. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Mendengar hal tersebut ayah Sani, Edi Riadi, lantas izin untuk angkat bicara.

"Harapan saya, Pak [Argo]. Maaf, bukannya saya mau dikasihani. Maaf Pak, tapi sampai sekarang masih kontrak [rumah] dan gadai dalam waktu dua tahun," ucap Edi yang pernah berprofesi sebagai tukang bangunan, tukang cat, ojek, dan tukang kebun itu.

"Ya, mudah-mudahan saya mengharapkan dari anak saya ada rezeki lebih dan punya rezeki lebih. Dan Mudah-mudahan anak saya dikasih rezeki yang banyak, memiliki umur yang panjang, dan tambah semangat," ujar Edi menambahkan.

Seketika curahan sang ayah membuat Sani berkaca-kaca. Ia lalu lekas mengusap matanya agar air mata tak turun di depan media.

"Yang jelas itu ungkapan dari orang tua, ayah saya. Mungkin dia mengharapkan apa yang dia inginkan," ujar Sani.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terkabul. Ya saya sebagai anak bekerja keras, berjuang terus, dan ingin membahagiakan kedua orang tua saya," ujarnya menambahkan.

Sani Rizki Fauzi menahan haru saat sang ayah bercerita tentang kondisi keluarga.Sani Rizki Fauzi menahan haru saat sang ayah bercerita tentang kondisi rumah. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Timnas Indonesia U-22 sebelumnya mendapat bonus Rp200 juta per orang dari Presiden Joko Widodo. Menpora Imam Nahrawi juga sudah menjanjikan bonus senilai Rp65 juta per orang.

Sani berencana untuk menyisihkan sebagian dari uang tersebut untuk zakat dan sedekah. Sedangkan sisanya ia ingin membeli rumah untuk orang tua.

"Rencananya mau beli rumah di kampung saja, Sukabumi," ujar Sani.

Timnas Indonesia U-21 juara Piala AFF U-22 2019 di Kamboja, usai mengalahkan Thailand dengan skor 2-1. Dua gol Merah Putih dicetak Sani (58') dan Osvaldo Haay (64'), sedangkan gol tunggal Thailand tercipta lewat Saringkan Promsupa (57'). (map/ptr)