5 Pemain Real Madrid yang Bahagia Zidane Kembali
CNN Indonesia
Selasa, 12 Mar 2019 21:11 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Zinedine Zidane resmi jadi pelatih Real Madrid menggantikan Santiago Solari pada Senin (11/3) waktu setempat. Pelatih asal Prancis itu dikontrak hingga tahun 2022 mendatang.
Zidane meninggalkan Los Merengues pada akhir musim lalu setelah memberikan gelar Liga Champions untuk tiga musim beruntun. Pelatih asal Prancis itu kembali ke Santiago Bernabeu seiring performa tim yang tak kunjung membaik.
Kembalinya Zidane memberikan harapan untuk beberapa pemain senior yang belakangan kesulitan menembus skuat inti. Situasi ini dialami Keylor Navas hingga Isco.
Sulitnya para pemain ini tampil di skuat utama ditengarai karena Santiago Solari lebih senang menurunkan pemain muda. Pelatih asal Argentina itu lebih banyak memberikan menit bermain untuk Vinicius Junior maupun Sergio Reguilon.
Namun, kedatangan Zidane seolah menjadi berkah untuk para pemain yang mulai terpinggirkan. Berikut lima pemain yang bisa tersenyum dengan kembalinya Zidane:
1.Keylor Navas
Navas merupakan kiper yang berada di balik sukses Real Madrid meraih gelar Liga Champions dalam tiga edisi terakhir. Namun, pencapaian itu seolah tidak artinya di mata Lopetegui maupun Solari.
Pemain asal Kosta Rika itu jadi pilihan kedua setelah Thibaut Courtois yang didatangkan dari Chelsa pada awal musim lalu. Navas pun hanya sebatas tampil di ajang Copa del Rey.
2. Marcelo
Bek kiri asal Brasil itu merupakan pemain favorit Zidane saat masih menangani Real Madrid. Kerja sama Marcelo dengan Cristiano Ronaldo di sektor kiri penyerangan selalu diandalkan Zidane untuk membobol gawang tim lawan.
Namun belakangan Marcelo menjadi pilihan nomor dua di sektor bek kiri. Solari lebih senang memainkan Reguilon untuk mengisi posisi tersebut.
3.Isco
Gelandang berusia 26 tahun ini jarang diturunkan saat Real Madrid masih ditangani Solari. Isco pun sempat mengeluhkan menit bermainnya yang terbatas.
Padahal, saat masih dilatih Zidane, Isco merupakan salah satu pemain kunci Real Madrid. Ia kerap dipercaya bermain di tim inti untuk mendukung pergerakan Karim Benzema dan Ronaldo di lini depan.
4. Marco Asensio
Nasib Asensio memang tidak seburuk Isco di Real Madrid era Solari. Asensio masih dapat jatah bermain yang lebih banyak ketimbang kompatriotnya di timnas Spanyol tersebut.
Meski dapat porsi bermain lebih banyak, performa Asensio tidak bisa dikatakan spesial. Kembalinya Zidane memberikan harapan untuk Asensio kembali ke penampilan terbaiknya.
5.Gareth Bale
Kembalinya Zidane memberikan harapan baru bagi Bale. Meskipun Bale sebenarnya pernah mengalami situasi yang tidak menyenangkan saat masih dilatih Zidane.
Pergantian pelatih dari Lopetegui ke Solari tidak banyak menolong Bale. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu bahkan kalah bersaing dengan wonderkid asal Brasil, Vinicius. (jal/jal/jun)
Zidane meninggalkan Los Merengues pada akhir musim lalu setelah memberikan gelar Liga Champions untuk tiga musim beruntun. Pelatih asal Prancis itu kembali ke Santiago Bernabeu seiring performa tim yang tak kunjung membaik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kedatangan Zidane seolah menjadi berkah untuk para pemain yang mulai terpinggirkan. Berikut lima pemain yang bisa tersenyum dengan kembalinya Zidane:
Navas merupakan kiper yang berada di balik sukses Real Madrid meraih gelar Liga Champions dalam tiga edisi terakhir. Namun, pencapaian itu seolah tidak artinya di mata Lopetegui maupun Solari.
Pemain asal Kosta Rika itu jadi pilihan kedua setelah Thibaut Courtois yang didatangkan dari Chelsa pada awal musim lalu. Navas pun hanya sebatas tampil di ajang Copa del Rey.
Marcelo mulai menjadi pilihan nomor dua di sektor bek kiri Real Madrid. (REUTERS/Sergio Perez) |
Bek kiri asal Brasil itu merupakan pemain favorit Zidane saat masih menangani Real Madrid. Kerja sama Marcelo dengan Cristiano Ronaldo di sektor kiri penyerangan selalu diandalkan Zidane untuk membobol gawang tim lawan.
Namun belakangan Marcelo menjadi pilihan nomor dua di sektor bek kiri. Solari lebih senang memainkan Reguilon untuk mengisi posisi tersebut.
3.Isco
Gelandang berusia 26 tahun ini jarang diturunkan saat Real Madrid masih ditangani Solari. Isco pun sempat mengeluhkan menit bermainnya yang terbatas.
Isco pun sempat mengeluhkan menit bermainnya yang terbatas di Real Madrid. (REUTERS/Juan Medina) |
4. Marco Asensio
Nasib Asensio memang tidak seburuk Isco di Real Madrid era Solari. Asensio masih dapat jatah bermain yang lebih banyak ketimbang kompatriotnya di timnas Spanyol tersebut.
Meski dapat porsi bermain lebih banyak, performa Asensio tidak bisa dikatakan spesial. Kembalinya Zidane memberikan harapan untuk Asensio kembali ke penampilan terbaiknya.
Kembalinya Zidane memberikan harapan baru bagi Bale. Meskipun Bale sebenarnya pernah mengalami situasi yang tidak menyenangkan saat masih dilatih Zidane.
Marcelo mulai menjadi pilihan nomor dua di sektor bek kiri Real Madrid. (REUTERS/Sergio Perez)
Isco pun sempat mengeluhkan menit bermainnya yang terbatas di Real Madrid. (REUTERS/Juan Medina)