The Jakmania Akan Kawal Pembangunan Stadion Baru Persija

CNN Indonesia | Jumat, 15/03/2019 16:14 WIB
The Jakmania Akan Kawal Pembangunan Stadion Baru Persija Jakarta International Stadium bakal digunakan Persija di masa mendatang. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- The Jakmania akan mengawal pembangunan Jakarta International Stadium yang akan digunakan Persija Jakarta di masa mendatang.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat The Jakmania Dicky Soemarno mengaku masih memiliki kekhawatiran terkait pembangunan Stadion Internasional Jakarta ini.

Dicky masih terbayang-bayang dengan pembangunan stadion yang tidak kunjung selesai. Pasalnya sudah dua kali peletakan batu pertama, namun stadion yang diharapkan tidak juga ada.


Peletakan batu pertama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (14/3), merupakan usaha ketiga yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta sejauh ini.

"Sempat takut diberi harapan palsu [stadion baru], khawatir karena ini sudah usaha yang ketiga dari peletakan batu pertama. Tapi ya itu, kami akan kawal terus sampai 2021. Kami berharap yang ketiga ini betul-betul dilaksanakan," ujar Dicky kepada CNNIndonesia.com, Jumat (15/3).

The Jakmania ingin stadion baru gantikan Stadion Menter yang telah digusur pemda.The Jakmania ingin stadion baru gantikan Stadion Menteng yang telah digusur pemda. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakmania berharap Jakarta Internasional Stadium yang berada di kawasan Tanjung Priok itu nantinya bisa jadi pengganti Stadion Menteng yang sebelumnya kandang bagi Macan Kemayoran Persija. Pemerintah DKI menggusur Stadion Menteng pada 2006 untuk dialihfungsikan menjadi Taman Kota.

"Karena Stadion Menteng itu kan rumah Persija sebelumnya. Kami berharap, walaupun terletak di Jakarta Utara, tapi karena Persija konsepnya itu global jadi tidak ada masalah untuk menggantikan stadion Persija yang dulu dialihfungsikan pemerintah DKI," terang Dicky.

The Jakmania Akan Kawal Pembangunan Stadion Baru Persija
Sementara itu mengenai maket stadion yang sudah dipamerkan, Dicky mengaku sangat senang karena berkelas internasional. Stadion itu nantinya memiliki kapasitas 82 ribu penonton dengan atap stadion yang juga bisa buka-tutup secara otomatis.

"Setelah lihat maket kami senang sekali, dan terlihat memang standar internasional. Kapasitas besar jelas, karena memang kebutuhannya seperti itu," ucap Dicky. (TTF/nva)