Pemain Indonesia Kecewa Gagal ke Final Kejuaraan Beregu Asia

CNN Indonesia | Sabtu, 23/03/2019 23:40 WIB
Pemain Indonesia Kecewa Gagal ke Final Kejuaraan Beregu Asia Shesar Hiren Rhustavito gagal mengalahkan Kanta Tsuneyama. (Dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Para pemain Indonesia yang tampil dalam laga semifinal Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2019 mengaku kecewa lantaran gagal meloloskan Merah Putih ke final, Sabtu (23/3).

Pada laga semifinal yang digelar di Queen Elizabeth Stadium, tim bulutangkis Indonesia kalah 0-3 dari Jepang. Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra dikalahkan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi 11-21 dan 18-21 pada laga pertama.

"Kami kecewa dengan hasil ini. Tapi kami sudah berusaha yang terbaik. Mohon maaf karena belum bisa kasih poin," ujar Sabar seperti dikutip rilis resmi PBSI usai pertandingan yang diterima CNNIndonesia.com.


Di partai kedua, Ruselli Hartawan juga tak mampu mencuri poin dari tunggal putri Jepang, Sayaka Takahashi. Ruselli kalah 21-15 dan 21-15 dalam waktu 36 menit.

Pemain Indonesia Kecewa Gagal ke Final Kejuaraan Beregu Asia Frengky Wijaya Putra dan Sabar Karyaman Gutama gagal membuka langkah Indonesia dengan kemenangan ketika berhadapan dengan Jepang. (Dok. PBSI)
Ruselli mengaku sempat terpengaruh hasil kekalahan Frengky/Sabar di partai pertama. Namun, ia mencoba untuk tetap fokus dan berusaha mengeluarkan permainan terbaiknya meskipun hasilnya kalah.

"Bolanya dia tajam-tajam, mungkin karena dia juga sudah senior. Pukulannya bagus, saya banyak belajar dari dia. Terus kecepatan kakinya juga cepat," ucap Ruselli.

Shesar Hiren Rhustavito yang jadi tumpuan di partai penentu pun tak mampu menahan tunggal putra Jepang Kanta Tsuneyama. Meski sempat membuka harapan usai menang di gim pertama, namun ia tetap kalah usai melakoni tiga gim yang berakhir dengan skor 21-15, 17-21 dan 16-21.

Pemain Indonesia Kecewa Gagal ke Final Kejuaraan Beregu Asia
"Pastinya kecewa karena kalah. Gim pertama sudah bisa ambil. Tapi di gim kedua main kurang tenang, enggak bisa main lepas, akhirnya kecolongan. Gim ketiga sudah mulai enak lagi kaya pertama, sudah leading juga 11-7. Tapi waktu pindah lapangan kehilangan tiga empat poin, mainnya langsung blank. Saya kurang tenang dalam menghadapi masalah. Kurang sabar," jelas Shesar.

Sesuai Target Awal

Meski terhenti di semifinal, Tim Manajer Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2019 Susy Susanti mengatakan hasil itu sudah mencapai target awal yang telah dipatok sebelumnya.

Susy menaruh perhatian buat Shesar yang dianggap sudah tampil maksimal dan sesuai harapan. Namun, untuk penampilan Sabar/Frengky dan Ruselli diharapkan untuk bisa lebih dari yang ditunjukkannya.

"Secara keseluruhan bisa dibilang ini kan pemain pelapis, jadi bisa untuk pembelajaran mereka ke depannya. Hasil ini sesuai dengan prediksi kami bahwa targetnya semifinal. Bukan tidak mau juara, tapi lihat dari kekuatan kami realistis," terang Susy. (ttf/nva)