Podium MotoGP Argentina Jadi Perayaan 23 Tahun Debut Rossi

CNN Indonesia | Senin, 01/04/2019 10:11 WIB
Podium MotoGP Argentina Jadi Perayaan 23 Tahun Debut Rossi Rossi finis kedua di MotoGP Argentina bersamaan dengan 23 tahun debut di grand prix. (KARIM JAAFAR / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Podium kedua di MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (31/3), menjadi perayaan debut Valentino Rossi di level grand prix pada 23 tahun silam.

Valentino Rossi finis kedua di MotoGP Argentina di belakang Marc Marquez setelah memenangi persaingan dengan Andrea Dovizioso di lap terakhir. Rossi memulai balapan di kelas grand prix ketika tampil di GP Malaysia kelas 12cc di tahun 1996.

Ketika itu The Doctor yang membalap bersama tim Scuderia AGV Aprilia finis di peringkat keenam.


Di musim perdananya tersebut Rossi hanya sukses memenangi satu balapan dari 15 seri yang diikuti dan mengumpulkan 111 poin serta menempati peringkat kesembilan klasemen akhir.

Meski begitu, peningkatan terus ditunjukkan pebalap asal Italia ini. Di musim berikutnya Rossi keluar sebagai juara kelas 125cc setelah memenangi 11 balapan dan mengumpulkan 321 poin.

Rossi memiliki karier yang menanjak sejak debut di level grand prix.Rossi memiliki karier yang menanjak sejak debut di level grand prix. (AFP PHOTO / MARCOS TRISTAO)
Hanya dua musim di kelas 125cc, Rossi naik kelas ke 250cnn pada 1998. Pada musim pertama di 250cc pebalap 40 tahun ini menempati posisi runner up, dan kembali juara di musim berikutnya.

Rossi juga tidak berlama-lama di kelas 250cc karena langsung naik ke 500cc di musim 2000 bersama tim Nastro Azurro Honda dan menempati posisi runner up.

Podium MotoGP Argentina Jadi Perayaan 23 Tahun Debut Rossi
Baru satu musim di 500cc tidak membuat Rossi canggung di musim berikutnya dan keluar sebagai juara di akhir musim 2001 setelah memenangi 11 balapan dengan mengumpulkan 325 poin.

Kini setelah 23 tahun mengaspal di kejuaraan dunia balap motor, Rossi sudah mengoleksi sembilan gelar juara dunia dengan enam di antaranya di era MotoGP.

"Saya melihat gambar-gambar pagi ini dan itu sangat lucu karena seperti di era lain, itu [gambar] hitam putih di televisi," ucap Rossi dikutip dari Crash.

"Di bagian pertama dalam karier saya, saya memenangkan banyak balapan, banyak kejuaraan, dan Anda tiba di satu titik yang lebih sulit karena tiba lawan yang lebih muda dan lebih kuat," Rossi menambahkan. (sry/jun)