Dalam sepekan terakhir Ramos dilaporkan meminta agar klausul pelepasam sebesar €800 juta atau setara dengan Rp12,8 triliun dibatalkan Madrid, demi bisa bermain di China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hubungan dengan presiden seperti ayah dan anak. Tentu saja, dinamika itu dapat memiliki momen konflik juga. Kami belum membahas uang dan niat saya adalah untuk membicarakan hal ini secara jujur dengan presiden," ujar Ramos dikutip dari Sportskeeda.
Hubungan Ramos dengan Perez tidak selalu mulus. (REUTERS/Susana Vera) |
"Saya ingin menjelaskan hal ini, sehingga kami semua dapat menikmati musim panas dan memastikan bahwa nama saya tidak ada dalam berita utama. Saya merasa jengkel melihat cerita yang beredar tidak benar dan itulah motivasi untuk mengadakan konferensi pers," tutur Ramos.
"Saya mengadakan pertemuan pribadi dengan presiden di mana saya memberi tahu dia tentang tawaran dari China. Ini adalah percakapan pribadi yang telah bocor dan hasilnya adalah spekulasi yang telah kita lihat selama beberapa hari terakhir," ucap Ramos.
Lihat juga:Resmi: Antonio Conte Latih Inter Milan |
Hubungan Ramos dengan Perez tidak selalu mulus. (REUTERS/Susana Vera)