Klub Liga 1 Dukung Penggunaan VAR
CNN Indonesia
Jumat, 31 Mei 2019 17:25 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah klub Liga 1 2019 mendukung PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menggunakan teknologi video assistant referee (VAR) di kompetisi sepak bola Indonesia.
Usai Komite Eksekutif PSSI sepakat VAR digunakan di Liga 1, PT LIB diminta segera mempelajari anggaran dan infrastruktur untuk mewujudkan rencana penggunaan teknologi tersebut.
"Sebagai cita-cita untuk perbaikan, demi kemajuan [sepak bola] dengan teknologi, [penggunaan VAR] bagus-bagus saja. Hanya merealisasikan tentu tidak mudah dan secepat yang diharapkan!" tegas Haruna kepada CNNIndonesia.com.
"Satu hal, jangan sampai kemudian publik menempatkan VAR sebagai satu-satunya instrumen atau indikator mengatasi masalah sepak bola Indonesia. Itu [VAR] hanya alat, yang menggerakkan [bola] lagi-lagi tetap manusia," Haruna menambahkan.
VAR resmi digunakan pertama kali di Piala Dunia Rusia 2018. Meskipun sejumlah liga-liga top di Eropa sudah lebih dulu mencoba menerapkan alat bantu ini.
Teknologi video tayangan ulang yang bisa disaksikan wasit menjadi pilihan untuk meminimalkan keputusan kontroversial yang terjadi di pertandingan sepak bola.
Sedikitnya ada empat tujuan penggunaan VAR di Piala Dunia 2018 lalu, yakni untuk memastikan pengesahan gol kontroversi, penalti, kartu merah langsung, dan untuk membedakan pemain yang melakukan kesalahan.
"Kalau ternyata setelah pakai VAR sepak bola kita masih tidak maju-maju, terus nanti menyalahkan VAR? Jadi jangan memutuskan [penggunaan VAR] karena keinginan, tapi karena kebutuhan," tutur Haruna.
Sementra itu manajer Arema FC Ruddy Widodo mengatakan semakin cepat VAR digunakan maka semakin baik bagi Liga 1.
"Kalau di Pulau Jawa, Insya Allah [penerapan VAR] lebih mudah. Tapi mungkin kawan-kawan yang di luar Jawa sedikit kesulitan ya," ucap dia. (map/jun)
Usai Komite Eksekutif PSSI sepakat VAR digunakan di Liga 1, PT LIB diminta segera mempelajari anggaran dan infrastruktur untuk mewujudkan rencana penggunaan teknologi tersebut.
Lihat juga:Resmi: Antonio Conte Latih Inter Milan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
VAR resmi digunakan pertama kali di Piala Dunia Rusia 2018. Meskipun sejumlah liga-liga top di Eropa sudah lebih dulu mencoba menerapkan alat bantu ini.
Penerapan VAR di Pulau Jawa diprediksi lebih mudah. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa) |
Sedikitnya ada empat tujuan penggunaan VAR di Piala Dunia 2018 lalu, yakni untuk memastikan pengesahan gol kontroversi, penalti, kartu merah langsung, dan untuk membedakan pemain yang melakukan kesalahan.
Sementra itu manajer Arema FC Ruddy Widodo mengatakan semakin cepat VAR digunakan maka semakin baik bagi Liga 1.
Lihat juga:FOTO: Raptors Rebut Gim 1 Final NBA 2019 |
Penerapan VAR di Pulau Jawa diprediksi lebih mudah. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)