Vinales Minta MotoGP Hukum Lorenzo

CNN Indonesia | Minggu, 16/06/2019 23:18 WIB
Vinales Minta MotoGP Hukum Lorenzo Maverick Vinales berharap Jorge Lorenzo mendapatkan hukuman. (LLUIS GENE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Yamaha, Maverick Vinales berharap race direction MotoGP memberikan hukuman pada Jorge Lorenzo usai membuat dirinya terjatuh di MotoGP Catalunya.

Vinales yang tengah bersaing di baris depan harus menerima kenyataan bahwa Lorenzo mengubur mimpinya untuk bisa meraih hasil bagus di MotoGP Catalunya. Bagi Vinales, kesalahan Lorenzo itu merupakan sebuah kesalahan yang harus dijatuhi hukuman.

Vinales berharap Lorenzo dikenai hukuman start dari baris akhir pada MotoGP Belanda dua pekan mendatang.


"Dia menyingkirkan empat pebalap. Bila dia hanya menyingkirkan salah satu dari diri saya atau Valentino Rossi, karena kami tidak bertarung dalam perburuan juara dunia saat ini, maka itu bisa jadi sebuah insiden di balapan, dan hal itu tidak terlalu buruk."

Maverick Vinales berharap Jorge Lorenzo dihukum oleh race direction MotoGP.Maverick Vinales berharap Jorge Lorenzo dihukum oleh race direction MotoGP. (GIUSEPPE CACACE / AFP)
"Namun dia juga menyingkirkan Andrea yang bertarung dalam perburuan gelar juara jadi hari ini dia menghancurkan balapan saya, Valentino, dan peluang juara Dovizioso karena tentu sangat berat menghapuskan selisih 25 poin yang terjadi hari ini," ucap Vinales seperti dikutip dari Motorsport.

Vinales berharap Race Direction MotoGP bersikap tegas seperti saat menghukum dirinya turun tiga posisi di start MotoGP Catalunya karena dianggap menghalangi Fabio Quartararo.

"Saya harap race direction bersikap seperti halnya yang mereka lakukan pada saya," kata Vinales.

Vinales menganggap insiden dengan Lorenzo terjadi karena mantan pebalap Ducati tersebut mengambil keputusan buruk untuk menyalip di tikungan ke-10 yang terbilang sempit.
Vinales Minta MotoGP Hukum Lorenzo

"Saya melihat ia melaju dari sisi dalam dan saya berusaha menghindari kecelakaan namun saya rasa sebuah motor menyentuh ban belakang saya dan kemudian saya terbang. Saya sudah mencoba menghindari kecelakaan namun hal itu mustahil."

"Sejujurnya, tikungan ini sangat sulit, namun Lorenzo sudah ada di posisi keempat di lap pertama. Ia bisa menyusul saya di trek lurus karena kami lambat," ucap Vinales. (ptr/ptr)