Skuat Merah Putih tampil agresif ketika menghadapi tim tuan rumah yang berstatus sebagai juara Piala Asia Futsal U-20 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah serangan balik Iran kembali membuat bola bersarang di gawang Indonesia. Kiper Muhamad Wildan tidak kuasa menahan upaya Aghapour.
Timnas futsal Indonesia harus puas menempati peringkat keempat di Piala Asia U-20. (AFC) |
Usaha anak asuh Kensuke Takahashi untuk bangkit kembali patah dan justru dua gol bersarang di gawang Indonesia dalam dua menit beruntun. Reza Ghanbarisaeidabad mencetak gol pada menit ke-16, disusul Erfan Ijihosseinzadeh.
Tertinggal setengah lusin gol, Indonesia memilih bermain dengan power play. Namun upaya memainkan lima pemain lapangan dan meniadakan kiper tidak berhasil mengubah kedudukan hingga laga babak pertama usai.
Permainan power play berlanjut pada babak kedua. Bukan gol yang didapat, Indonesia malah kembali kebobolan pada menit ke-25. Aghapour melepas tembakan dari titik putih untuk menambah keunggulan Iran menjadi 7-0.
Indonesia memiliki dua peluang emas setelah tertinggal delapan gol, namun kiper Iran Ebrahimi tampil brilian. Skor baru berubah pada menit ke-36 melalui Firman Adriansyah melalui penyelesaian jarak dekat.
Mengemas kemenangan atas Indonesia, Iran pun menempati peringkat ketiga. Bagi Indonesia peringkat keempat di ajang Piala Asia Futsal U-20 2019 merupakan prestasi tertinggi, setelah dua tahun lalu hanya sampai babak perempat final. (nva)
Timnas futsal Indonesia harus puas menempati peringkat keempat di Piala Asia U-20. (AFC)