Honor ini bisa berbentuk kontrak per tahun atau per seri balapan.
Lihat juga:Geliat Kebangkitan Balap Jalanan Indonesia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketentuan kerja-samanya tergantung tim. Ada yang dibayar per seri (balapan), tapi tidak mendapat bonus ketika juara, tapi ada juga yang uang hadiahnya dibagi-bagi. Itu semua sesuai kesepakatan awal dengan tim tersebut," pebalap yang akrab disapa Rere itu menambahkan.
Dia mengatakan pembagian uang hadiah dalam kontrak kerja sama biasanya 70 persen diberikan kepada pebalap, sisanya diambil pihak klub. Tetapi ada juga klub yang memberlakukan pembagian 40 persen untuk pebalap dan 60 persen tim.
Apabila pebalap dan beberapa penyelenggara road race meniatkan diri mencari rezeki dari balap motor jalanan ini, lain halnya dengan Teddy Darmansyah pemilik tim Hamosena, Bandung. Teddy mengaku benar-benar murni hobi dalam membentuk tim balap road race.
Hal itu ditunjukkan Teddy tanpa merekrut pebalap lain untuk timnya. Di Hamosena, hanya Teddy dan adiknya, Donny Damara, yang selalu tampil dalam balapan road race. Tim ini pun mengincar level kejurda dan club event di wilayah Jawa Barat.
Lihat juga:Barcelona Lepas 3 Pemain dalam Waktu Sehari |
Sementara dalam setahun mengikuti kejuaraan road race Teddy bisa menggelontorkan dana hingga Rp300 juta, dengan rincian Rp15-20 juta untuk setiap event dikalikan mengikuti 20 kejuaraan dalam setahun.
"Saya membentuk tim karena sekadar hobi untuk mengisi waktu luang. Selain itu karena kami senang dan cinta otomotif, terutama di motor. Jadi, daripada balapan di jalanan yang berbahaya, sama orang tua diarahkan untuk berani ikut kompetisi," tutur Teddy.
Kakak adik pebalap road race dari Hamosena Team (dari kiri) Donny Damara dan Teddy Darmansyah.(CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama) |
Geliat Tim Pabrikan
Selain tim independen, dunia balapan Indonesia juga mengenal istilah tim pabrikan, layaknya pada MotoGP. Tim ini disokong merek-merek kenamaan seperti Yamaha atau Honda.
Untuk kejuaraan nasional 2019, Yamaha memberikan dukungan kepada empat tim yang tersebar di empat regional: Suhandi Padang 88 (regional I Sumatra), Bahtera (regional II Jawa), QQ STSJ (regional IV Kalimantan), dan Adhi Motor (regional V Sulawesi).
"Selain mendapatkan bantuan dana, mereka dapat bantuan penasihat teknis. Teknisi mereka juga dapat edukasi dari Akademi Yamaha. Lalu pebalap mereka juga mendapat masukan dari pebalap kami yang sudah di level internasional," tutur GM Aftersales & Motorsport YIMM Muhamad Abidin.
"Kalau pebalapnya sangat berpotensi, biasanya kontraknya tidak oleh tim, tetapi oleh Yamaha. Tetapi kalau timnya lemah atau tidak ingin mengembangkan si pebalap tapi pebalapnya berpotensi, dia bisa dipindah ke tim lain," Abidin melanjutkan.
Selain tim, pebalap, atau penyelenggara, pihak lain yang ikut kecipratan untung balap jalanan adalah para umbrella girl atau gadis payung, yang hanya muncul saat balapan memasuki fase final.
Salah seorang gadis payung berusia 26 tahun, Rara, mengaku pekerjaan itu terbilang santai dan lebih banyak senggang. Dari sekitar delapan jam pelaksanaan road race, ia dan rekan-rekannya hanya bekerja selama satu hingga jam.
Rara mengaku tertarik menjadi gadis payung karena selain tidak memakan waktu juga bisa mendapat teman baru. Bayarannya pun dia rasa sesuai.
"Jumlah yang kami dapat dari agen itu bersih dengan transportasi sudah diantar-jemput. Tapi biasanya dapat uang tip dari penyelenggara, sekitar Rp300 ribu. Tapi uang tip ini jarang sekali saya dapat. Dari 2014 jadi gadis payung, mungkin hanya tiga kali dapat tip," Rara menambahkan. (vws)
Kakak adik pebalap road race dari Hamosena Team (dari kiri) Donny Damara dan Teddy Darmansyah.(CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama)![Membedah Cuan-cuan dari Balap Jalanan [EMBARGO]](https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2019/03/12/0c0a112a-ccab-464d-9796-9dff24800948.gif?a=1)
Suasana road race di lapangan Brigif Cimahi yang digelar Sumber Production. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama)![Membedah Cuan-cuan dari Balap Jalanan [EMBARGO]](https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2019/04/24/fbcb49da-d38f-4dc4-b33d-6b463d45c7e2_169.jpeg?w=620)