Jepang Pasrah Gol Digagalkan VAR di Copa America

CNN Indonesia | Selasa, 25/06/2019 14:30 WIB
Jepang Pasrah Gol Digagalkan VAR di Copa America Gol Jepang ke gawang Ekuador dianulir wasit setelah melihat VAR. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Jepang pasrah gol ke gawang Ekuador digagalkan Video Assistant Referee (VAR) di laga terakhir Grup C Copa America 2019.

Pelatih Timnas Jepang U-23, Hajime Moriyasu, menilai tak masalah gol yang diciptakan Takefusa Kubo di injury time babak kedua dianulir wasit setelah melihat VAR.

Jepang yang tampil sebagai undangan di Copa America 2019 gagal lolos ke perempat final usai meraih hasil imbang 1-1 bersama Ekuador di Stadion Mineirao, Belo Horizinte, Selasa (25/6) WIB. Jepang lebih dulu mencetak gol melalui Shoya Nakajima pada menit ke-15.


Ekuador baru bisa membalas gol Jepang sekaligus menyamakan kedudukan pada menit ke-35 melalui Angel Israel Mena. Hasil imbang 1-1 sebenarnya terus bertahan sampai 90 menit waktu normal.

Takefusa Kubo sempat melakukan selebrasi menciptakan gol. (Takefusa Kubo sempat melakukan selebrasi menciptakan gol. (REUTERS/Edgard Garrido)
Masuk di waktu tambahan, Jepang sebenarnya berhasil menciptakan gol yang diciptakan Kubo. Setelah melihat VAR, wasit Jesus Valenzuela dari Venezuela menyatakan penyerang yang baru saja merapat ke Real Madrid itu lebih dahulu terperangkap offside.

"Mereka belajar bersaing dengan lawan yang levelnya lebih di atas. Para pemain kami perlu belajar sebanyak mungkin, dengan kerendahan hati, menghormati lawan mereka dan memahami bahwa mereka dapat mengembangkan sepak bola kami ke depannya," kata Moriyasu dilansi Japan Times.

Moriyasu membawa pemain di Timnas Jepang U-23 ke Brasil untuk tampil di Copa America karena beberapa klub menolak untuk melepaskan pemain utama mereka. Skuat ini merupakan dasar tim yang akan memperkuat Tim Samurai Blue yang bersaing di Olimpiade Tokyo 2020.

Jepang Pasrah Gol Digagalkan VAR di Copa America
Selain Jepang, Copa America 2019 juga mengundang Qatar sebagai peserta. Qatar merupakan tuan rumah Piala Dunia 2022.

Qatar lebih dulu dipastikan gagal lolos setelah kalah bersaing di Grup B Copa America bersama Argentina, Paraguay dan Kolombia. Qatar hanya berhasil meraih satu kali seri dan dua kali kalah dari tiga pertandingan.

"Sayang sekali kami tidak bisa maju ke tahap selanjutnya, kami perlu meningkatkan penampilan kami. Sepak bola membaik di Jepang dan di Asia secara umum."

"Kami telah berhasil memainkan pertandingan bagus melawan tim-tim kuat dari seluruh dunia," ungkap Moriyasu. (TTF/jal)