Ditinggal Pemain Papua, Kapten Persebaya Sempat Galau

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 17:24 WIB
Ditinggal Pemain Papua, Kapten Persebaya Sempat Galau Ruben Sanadi sempat galau ditinggal para pemain asal Papua. (CNN Indonesia/Juprianto Alexander)
Surabaya, CNN Indonesia -- Ruben Sanadi mengarungi musim keduanya bersama Persebaya Surabaya dengan suasana yang agak berbeda. Bek kiri berusia 32 itu tidak lagi dikelilingi banyak pemain asal Papua di dalam tim.

Tim Bajul Ijo musim lalu diperkuat tujuh pemain yang berasal dari kawasan paling timur Indonesia tersebut. Selain Ruben, ada Yohanes Ferinando Pahabol, Fandry Imbiri, Nelson Alom, Ricky Kayame, Izaac Wanggai, dan Osvaldo Haay.

Namun empat pemain yakni Pahabol, Fandry, Ricky, Izaac dilepas manajemen jelang Liga 1 2019 bergulir. Klub milik Azrul Ananda itu hanya mempertahankan Ruben, Osvaldo, Nelson, dan kedatangan satu pemain baru asal Papua, Elisa Basna.


Saat ini Ruben, Osvaldo, dan Elisa yang masih tetap terlibat dalam tim. Sedangkan Nelson Alom masih menepi karena tengah berupaya pulih dari cedera.

Ruben tak memungkiri kepergian pemain asal Papua pada awal musim ini membuat hatinya gundah. Apalagi, ketujuh pemain tersebut dikenal punya hubungan erat satu sama lain.

Feri Pahabol hengkang dari Persebaya Surabaya.Feri Pahabol hengkang dari Persebaya Surabaya. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
"[Ada] rasa kesepian karena enggak ada mereka. Tahun lalu ada tujuh, di situ suasana Papua kental sekali waktu ada mereka. Tapi sekarang tidak masalah karena ini pekerjaan. Profesional saja," ujar Ruben kepada CNNIndonesia.com.

Pemain berusia 32 itu mengaku kepergian Pahabol dkk membuat perkumpulan pemain asal Papua tidak seramai biasanya. Terutama saat berkumpul untuk menyantap papeda maupun saat beribadah bersama saat H-1 pertandingan Persebaya.

"Sebenarnya lebih ke suasananya dan beribadah bersama. Sekarang berkurang hanya bertiga. Itu sih yang paling utama," ia menuturkan.

Mantan pemain Pelita Jaya dan Persipura Jayapura itu enggan larut dalam kegalauan. Pasalnya, ia punya tugas besar di dalam tim musim ini setelah ditunjuk sebagai kapten Persebaya.

Ditinggal Pemain Papua, Kapten Persebaya Sempat Galau
Ruben mengambil alih jabatan kapten dari Rendi Irwan. Pemain bertubuh mungil itu merupakan kapten Persebaya musim lalu dan saat masih berkiprah di Liga 2 hingga akhirnya promosi ke kompetisi kasta tertinggi di tanah air pada 2017.

"Ya, sih [awalnya terpikir], aduh kami sendiri lagi. Tetapi sekarang harus benar-benar profesional. Terpenting kerjanya baik dan niatnya baik [di Persebaya]," katanya.

Terkait mantan klubnya Persipura, Ruben enggan bicara banyak termasuk soal kemungkinan kembali memperkuat tim Mutiara Hitam sebelum pensiun dari sepak bola.

Kendati demikian, bek kiri kelahiran Biak itu punya keinginan untuk memberikan sesuatu untuk sepak bola Papua. "Kalau masih dipakai, seandainya nanti pensiun ambil lisensi [pelatih] saya siap [untuk sepak bola Papua]." (jal/jun)