Perseteruan suporter Persib dengan pendukung Persija yang meluas pada penyerangan pemain, membuat pihak keamanan mengantisipasi perjalanan tim dengan menggunakan mobil yang memiliki spesifikasi kebutuhan tempur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot Prasetyo pernah merasakan kedamaian suporter Persija dan Persib ketika masih bermain. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Bentuk pengamanan pihak kepolisian ketika Persib bertemu dengan Persija. (AFP PHOTO / TIMUR MATAHARI) |
Kali ini, Polda Metro Jaya menyediakan 15.000 personel keamanan gabungan Polri dan TNI untuk mengamankan pertandingan.
Jumlah tersebut dinilai cukup untuk mengamankan sekitar 69 ribu pendukung Persija meskipun suporter Persib sudah dilarang hadir ke Jakarta pada hari tersebut.
"Saat saya main, rivalitas belum sepanas sekarang. Malah kami dulu pernah suatu saat Persib melaju ke babak empat besar kompetisi perserikatan musim 1994-1995 dan dipinjamkan stadion, karena tidak mungkin kami kembali ke Bandung. Seperti itulah kedekatan kami. Terhadap sesama pemain Persib ataupun Persija juga dekat," ucap Gatot.
"Dan ketika sudah selesai pertandingannya, ya sudah. Nah yang saya ikuti dan dengar, rivalitas itu dimulai saat dibentuknya organisasi suporter," ujar Gatot.
"Entah apa pemicunya, tapi kalau tidak salah organisasi suporter ini ikut kuis Siapa Berani di salah satu stasiun televisi. Awalnya ledek-ledekan, berlanjut di luar [studio]," ujarnya melanjutkan.
Lebih lanjut, Gatot mengaku pernah diserang pendukung Persija ketika masih aktif bermain untuk Persib. Serangan tersebut berawal dari intimidasi Bobotoh kepada pemain Persija saat mencoba lapangan di Stadion Siliwangi.
"Betul saja, Persib masuk Jakarta pun diserang. Akhirnya kami tidak nyaman, kalau tidak salah kejadian ini terjadi pada 2006 atau 2007. Jadi cobalah suporter lebih pintar dengan yel kreatif yang membakar semangat," ucapnya. (map/jal)
Gatot Prasetyo pernah merasakan kedamaian suporter Persija dan Persib ketika masih bermain. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Bentuk pengamanan pihak kepolisian ketika Persib bertemu dengan Persija. (AFP PHOTO / TIMUR MATAHARI)