Rombongan yang tergabung dalam wadah Budak Oranye Indung Sunda (BOIS) sudah tiba di GBK sejak Rabu pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jakmania bukan hanya dari Jakarta dan sekitarnya, ada pula dari kota-kota macam Purwakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A) |
Setibanya di Jakarta, mereka sempat istirahat di Kuningan selama enam jam sembari mengambik tiket ekonomi yang dibeli seharga Rp95 ribu per lembar yang sudah dipesan.
"Walaupun Sunda, yang namanya dukungan itu kan sebuah pilihan. Saya suka dengan pemain legenda Persija seperti Bambang Pamungkas atau Shahar Ginanjar yang merupakan putra daerah di Purwakarta," ujar Sahrul.
Terkait tiket, Sahrul menilai harga tersebut masih wajar, terlebih laga kali ini mempertemukan Persija vs Persib.
"Saya beli tiket untuk kategori II dan III tribun atas dan bawah Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Rp95 ribu per tiket. Total 15 tiket yang saya beli untuk anggota," kata Sahrul.
Sahrul menyadari harga tiket tersebut relatif lebih mahal dari harga resmi panitia penyelenggara berkisar Rp65 ribu hingga Rp75 ribu per tiket kategori II. Namun, Sahrul memaklumi perbedaan harga yang menurutnya dibanderol oleh pengurus Sekretariat The Jakmania Kuningan.
The Jakmania mulai memadati GBK jelang melawan Persib. (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra) |
"Lagi pula selisih harga ini bisa untuk mereka yang kemarin sudah bekerja keras mengamankan tiket buat kami," tutur Sahrul.
Kehadiran BOIS semakin menegaskan bahwa Jakmania tak selamanya identik dengan suporter asal Jakarta dan sekitarnya. Di daerah yang lazimnya basis dari Bobotoh seperti Purwakarta rupanya juga masih terdapat pendukung setia Macan Kemayoran.
Macan Kemayoran saat ini berada di peringkat 14 klasemen sementara Liga 1 2019, sedangkan Maung Bandung di posisi 13. (bac/antara/har)
Jakmania bukan hanya dari Jakarta dan sekitarnya, ada pula dari kota-kota macam Purwakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
The Jakmania mulai memadati GBK jelang melawan Persib. (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra)