Nama Quartararo tidak terlalu mencolok saat naik kelas ke MotoGP. Ia hanya ada di urutan kesepuluh di Moto2 2019. Nama Francesco 'Pecco' Bagnaia yang lebih mendapat sorotan karena berstatus sebagai juara dunia Moto2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fabio Quartararo sempat beberapa kali jadi pebalap Yamaha terbaik dalam sebuah balapan. (JORGE GUERRERO / AFP) |
Namun masalah girboks membuat Quartararo gagal finis dan harus menghentikan balapan setelah 13 lap.
Pebalap asal Prancis itu baru benar-benar bisa memaksimalkan posisi start bagus dengan hasil gemilang di dua seri beruntun, MotoGP Catalunya dan MotoGP Belanda.
Fabio Quartararo jadi rival utama Marc Marquez dalam perburuan pole position pada beberapa seri terakhir. (REUTERS/Piroschka Van De Wouw) |
Di MotoGP Catalonia, Quartararo mampu finis di posisi kedua. Sementara di Belanda, Quartararo kembali ke naik podium setelah finis di posisi ketiga.
Pada MotoGP Jerman, Quartararo kembali jadi pesaing utama Marquez di kualifikasi. Sayangnya, Quartararo kembali membuat kesalahan di awal lomba dan gagal finis.
Dalam enam seri terakhir, Quartararo tiga kali meraih pole position dan dua kali start dari posisi kedua. Catatan tersebut merupakan catatan yang sangat impresif untuk pebalap rookie yang juga membela tim satelit.
Kembali Jadi Rising Star
Saat masih 14 tahun, Quartararo sempat dibandingkan dengan Marquez sebagai calon bintang baru di ajang balap motor. Ketika itu Quartararo mampu menjadi juara Moto3 Spanyol dua musim beruntun.
Namun kemudian karier Quartararo tak mulus lantaran tak pernah meraih kemenangan di kelas Moto3. Hal itu tak menghalangi niat Quartararo untuk pindah ke kelas Moto2.
"Quartararo masih muda, 19 tahun, dan bakal jadi pebalap rookie, namun dia sangat bertalenta."
"Dia kehilangan jalan selama 1-2 musim, namun dia kembali menunjukkan potensi tahun ini dan saya yakin dia bisa jadi salah satu pebalap yang sangat hebat di masa depan," ucap bos Yamaha Lin Jarvis saat mengumumkan perekrutan Quartararo pertengahan 2018 dikutip dari Motorsport.
Intuisi Jarvis terbukti tepat dan Quartararo hanya butuh setengah musim untuk membuktikan ia pebalap berbakat jika didukung motor yang cukup kompetitif.
Pengakuan akan kehebatan Quartararo pun muncul dari Marquez. Baby Alien mengakui kehebatan dan potensi Quartararo.
Fabio Quartararo beberapa kali kehilangan poin saat ia punya kesempatan start dari depan. (Tobias SCHWARZ / AFP) |
"Saya tahu Quartararo, dan dia sadar semua pebalap berbeda. Sejak ia tiba di MotoGP, dia terus berkembang dan dia juga mampu mengatasi tekanan dengan baik," tutur Marquez seperti dikutip dari Crash.
Quartararo layak disebut sebagai rookie terbaik di MotoGP musim ini setelah kemunculan Marquez di musim 2013. Bila Quartararo mampu tampil konsisten, maka ia hanya tinggal tunggu waktu mendapat kontrak tim pabrikan dan bersaing dengan konsisten melawan Marquez di garis depan pada tiap seri balapan. (ptr/har)
Fabio Quartararo sempat beberapa kali jadi pebalap Yamaha terbaik dalam sebuah balapan. (JORGE GUERRERO / AFP)
Fabio Quartararo jadi rival utama Marc Marquez dalam perburuan pole position pada beberapa seri terakhir. (REUTERS/Piroschka Van De Wouw)
Fabio Quartararo beberapa kali kehilangan poin saat ia punya kesempatan start dari depan. (Tobias SCHWARZ / AFP)