Legenda UFC Pilih Keluarga Ketimbang Hadapi Khabib

CNN Indonesia | Selasa, 06/08/2019 07:12 WIB
Legenda UFC Georges St-Pierre memastikan tidak akan menghadapi Khabib Nurmagomedov dan memilih fokus kepada keluarga. Georges St-Pierre merasa gelar juara dunia bukan lagi prioritas dalam hidup. (Mike Stobe/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda UFC Georges St-Pierre memastikan tidak akan menghadapi Khabib Nurmagomedov dan memilih fokus kepada keluarga.

Mantan juara UFC kelas welter dan kelas menengah yang telah pensiun itu sempat dikabarkan akan kembali ke oktagon, termasuk menghadapi Khabib.

Petarung yang dikenal dengan panggilan GSP itu tak menampik pernah memiliki keinginan bertemu The Eagle, namun saat ini tak ada lagi pikiran bertarung.


"Itu pernah terpikir ketika saya pensiun. Saya katakan, tidak ada lagi UFC, mereka memiliki rencana lain untuk Khabib jadi saya melupakannya," kata St-Pierre dalam wawancara dengan TSN dikutip dari MMAFighting.

Legenda UFC Pilih Keluarga Ketimbang Hadapi KhabibKhabib Nurmagomedov sempat diincar Georges St-Pierre. (REUTERS/Said Tsarnayev)
St-Pierre mengakui dalam usia 38 tahun tidak lagi mengutamakan kehidupan di atas ring, selain juga sudah pernah merasakan gelar juara sejak 2006 hingga 2013 dan ketika kembali dari pensiun pada 2017.

"Saya memiliki rencana lain dalam hidup saya. Menjadi petarung terbaik di dunia bukan prioritas nomor satu lagi. Itu masa lalu, sekarang tidak lagi. Saya memiliki keluarga, teman, saya memiliki banyak hal penting lain," terang St-Pierre.

Legenda UFC Pilih Keluarga Ketimbang Hadapi Khabib
"Saya memiliki proyek lain. Keluarga adalah prioritas nomor satu. Itu sangat penting. Keluarga dan kesehatan adalah hal yang sangat penting," tambahnya.

St-Pierre, yang pernah mengalami masalah kesehatan berupa radang usus besar sehingga harus beristirahat lama, juga mengakui sudah tidak memiliki gairah dan ambisi yang sama seperti sebelumnya.

"Ini bukan karena saya tidak bisa, tetapi karena saya tidak mau," tegasnya.

"Saya bisa saja kembali bertarung tetapi hati saya sudah tidak di sana. Ketika berada di sasana, saya merasa percaya diri. Saat berlatih dengan anak muda saya merasa ingin kembali bertarung lagi tetapi ketika saya kembali ke rumah dan bangun pada pagi hari saya kemudian berpikir, 'omong kosong dengan itu semua'. Jadi saya merasa campur aduk sekarang," tukas St-Pierre. (nva/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK