Juventus Terancam Tanpa Sarri di Laga Perdana Liga Italia

CNN Indonesia | Selasa, 20/08/2019 13:51 WIB
Juventus Terancam Tanpa Sarri di Laga Perdana Liga Italia Maurizo Sarri bersama Cristiano Ronaldo (Roslan RAHMAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juventus terancam kehilangan pelatih Maurizio Sarri, jelang laga perdana Liga Italia melawan Parma di Stadio Ennio Tadini, Sabtu (24/8).

Kurang dari sepekan jelang laga tersebut, Sarri dikabarkan sakit. Hal ini diketahui lewat pernyataan di situs resmi Juve.
"Setelah beristirahat selama akhir pekan lalu, Maurizio Sarri berada di JTC [Juventus Training Center/Pusat Pelatihan Juventus] Continassa pada Senin (18/8). Ia berkoordinasi dengan stafnya mengenai pekerjaan."

"Namun, ia tidak menangani langsung sesi latihan di lapangan karena flu yang berkelanjutan selama pekan lalu. Pada Senin sore, ia menjalani tes lebih lanjut dan terkonfirmasi bahwa dia menderita pneunomia. Ia memerlukan terapi secara spesifik," demikian bunyi pernyataan resmi dari klub.
Maurizio Sarri menuai sukses di posisi manajer bersama Napoli. (REUTERS/Ciro De Luca)
Lebih lanjut, Sarri disebut sudah berkomunikasi dengan klub mengenai kondisi kesehatannya.

[Gambas:Video CNN]
Penyakit ini umumnya merupakan komplikasi dari infeksi pernapasan. Orang dewasa, anak-anak, dan pengidap asma merupakan kelompok risiko tertinggi yang dapat terkena pneumonia.
Kondisi kesehatan Sarri menjadi sorotan pecinta sepak bola di dunia maya. Mantan klub yang pernah dilatih Sarri, Chelsea, juga memberikan ungkapan simpati.

"Kami semua di Chelsea memberikan harapan yang terbaik untuk Maurizio Sarri, yang dirawat karena menderita pneunomia. Lekas sembuh, Maurizio," tulis admin dari akun @ChelseaFC di Twitter.
Sarri dikontrak Si Nyonya Tua untuk durasi tiga tahun ke depan. Kontraknya akan berakhir pada 30 Juni 2022.

Nama Sarri mulai naik setelah berhasil membawa Napoli ke papan atas Liga Italia sekaligus ke pentas Eropa.


(nva/sry)