Ahsan/Hendra Lolos ke Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2019

CNN Indonesia | Sabtu, 24/08/2019 02:18 WIB
Ahsan/Hendra Lolos ke Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2019 Ganda putra bulutangkis Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ganda putra peringkat dua dunia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, melaju ke babak semifinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF 2019. Duet yang dijuluki "The Daddies" berhasil mengalahkan duet Liao Min Chun/Su Ching Heng dari Taiwan dalam dua set langsung.

Seperti dilansir Antara, Sabtu (24/8), dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Ahsan/Hendra menang dengan skor 21-17, 21-19. Kemenangan ini membawa juara dunia 2013 dan 2015 itu mencapai babak empat besar.
"Target ya tercapai tapi kalau bisa ya lebih lagi," ujar Hendra setelah pertandingan.

Permainan pada awal gim pertama berlangsung ketat. Ahsan/Hendra yang banyak mengandalkan serangan dengan pukulan tajam atau mengadu drive, unggul dalam gim pembuka.


Awal gim kedua berjalan dengan pola yang serupa. Namun, ketika Ahsan/Hendra memimpin hingga 18-13, perlawanan pasangan Taiwan itu cukup sengit sehingga bisa mencuri empat poin beruntun untuk memperpendek jarak angka menjadi 17-18.

Meski demikian, Ahsan/Hendra menutup pertandingan dengan skor 21-19.
"Tiga kali ketemu (sebelumnya) juga selalu ramai. Kita intinya satu, fokus dari awal menerapkan pola permainan kita dulu," kata Ahsan.

Ketika memimpin pada gim kedua, Ahsan mengaku sempat tertekan oleh lawan yang justru bermain tanpa beban meski tertinggal.

"Mereka jadi lebih lepas setelah ketinggalan, dan mereka jadi lebih percaya diri. Kita agak ketekan, untung bisa kembali lagi, bisa fokus lagi," kata Ahsan.
[Gambas:Video CNN]
Ahsan/Hendra masih menunggu lawan berikutnya. Yakni antara ganda putra Indonesia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, atau Choi Solgyu/Seo Seung Jae dari Korea Selatan di babak semifinal.

Disinggung soal siapa lawan mana yang lebih menguntungkan, Hendra menjawab, "Enggak ada yang menguntungkan, susah semua." (Antara/ayp)