Khabib Tak Masalah Masuk Penjara Asal Bisa Hantam McGregor
CNN Indonesia
Jumat, 30 Agu 2019 19:52 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Juara kelas ringan UFC Khabib Nurmagomedov mengaku tidak masalah masuk penjara asal bisa menghabisi Conor McGregor dan rekan-rekan.
Duel antara Khabib dan McGregor telah berlangsung pada Agustus 2018 dalam pertarungan UFC 229. Khabib berhasil meraih kemenangan setelah mengunci leher McGregor pada ronde keempat.
Pertarungan UFC 229 itu sempat dibumbui beragam komentar McGregor yang cukup membuat panas Khabib. Sesaat setelah pertandingan Khabib pun melancarkan serangan ke rekan-rekan McGregor. Kedua petarung ternama UFC itu akhirnya dihukum.
Khabib mengaku tindakan setelah pertarungan tersebut tidak lepas dari keinginan yang sudah ia pendam.
"Hanya sekadar memukul tidak cukup. Saya hanya sekadar memukul dia [McGregor]? Itu tidak cukup. Kami harus memukul semua anggota timnya. Inilah yang saya pikir sebelum pertarungan. Saya katakan ini kepada tim saya, 'Malam ini kita akan perang, ini bukan sekadar pertarungan'," kata Khabib dalam wawancara dengan ESPN.
Pertandingan sudah usai lebih dari satu tahun, Khabib dan McGregor pun sudah lepas dari masa larangan tampil. Namun bara dendam di antara keduanya seperti masih terjaga.
"Itu tidak akan berakhir. Bahkan jika kami saling melihat di manapun, kami akan bertarung, 100 persen. Tidak masalah jika seseorang akan dipenjara atau semacamnya. Saya tak takut soal itu, mereka ke rumah sakit dan kami ke polisi. Itu saja," ucap Khabib.
Tukar menukar komentar dan perang kata-kata di media sosial membuat rumor pertarungan jilid kedua antara Khabib dan McGregor mengemuka. Khabib enggan melayani ajakan rematch McGregor sebelum petarung asal Irlandia itu meraih kemenangan beruntun yang meyakinkan.
[Gambas:Video CNN]
"Orang ini harus kembali bertarung dan membuat sembilan atau sepuluh kemenangan beruntun, setelah itu baru kita bertarung. Mungkin orang yang melihat wawancara ini berpikir, 'Oh dia berpikir tentang sesuatu dan ketika UFC meminta bertarung dengan Conor untuk jutaan dolar, orang ini akan melayaninya.' Tidak, bertarunglah kembali dan tunjukkan siapa dirimu," tegas Khabib.
"Saya ingin petarung sungguhan, Dustin Poirier, Tony Ferguson, mungkin salah satu atlet terhebat, Georges St-Pierre, ingin bertarung. Saya ingin melawan mereka. Saya tidak mau bertarung melawan orang yang tidak pernah menang," tukasnya. (nva/jun)
Duel antara Khabib dan McGregor telah berlangsung pada Agustus 2018 dalam pertarungan UFC 229. Khabib berhasil meraih kemenangan setelah mengunci leher McGregor pada ronde keempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khabib Nurmagomedov bertemu dengan Conor McGregor pada Agustus 2018. (REUTERS/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports) |
Tukar menukar komentar dan perang kata-kata di media sosial membuat rumor pertarungan jilid kedua antara Khabib dan McGregor mengemuka. Khabib enggan melayani ajakan rematch McGregor sebelum petarung asal Irlandia itu meraih kemenangan beruntun yang meyakinkan.
[Gambas:Video CNN]
"Orang ini harus kembali bertarung dan membuat sembilan atau sepuluh kemenangan beruntun, setelah itu baru kita bertarung. Mungkin orang yang melihat wawancara ini berpikir, 'Oh dia berpikir tentang sesuatu dan ketika UFC meminta bertarung dengan Conor untuk jutaan dolar, orang ini akan melayaninya.' Tidak, bertarunglah kembali dan tunjukkan siapa dirimu," tegas Khabib.
Lihat juga:Daftar Lengkap Penghargaan UEFA |
Khabib Nurmagomedov bertemu dengan Conor McGregor pada Agustus 2018. (REUTERS/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports)