Gudjohnsen: Ruang Ganti Chelsea Panas Usai Penalti Gagal
CNN Indonesia
Kamis, 19 Sep 2019 00:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pemain Chelsea, Eidur Gudjohnsen, meyakini ruang ganti The Blues panas usai takluk 0-1 dari Valencia pada fase grup Liga Champions di Stamford Bridge, Selasa (17/9).
Gudjohnsen melihat hal itu berpeluang terjadi usai Ross Barkley gagal mencetak gol dari titik penalti di babak kedua. Akibatnya tim London Utara memulai kiprah di Liga Champions dengan kekalahan.
"Tentu saja ada kata-kata yang terucap dan kata-kata yang keras. Apakah itu dari manajer, tim pelatih atau di antara pemain itu sendiri," ujar Gudjohnsen kepada BT Sport seperti dilansir Daily Mail.
"Hal semacam ini terjadi. Seluruh pemain punya ego besar. Kami semua ingin masuk berita utama dan saat Anda merasa percaya diri Anda hanya ingin mengambil berita utama itu dan membuatnya jadi milik Anda. Tapi dengan cara tidak menghargai rekan setim Anda."
Bermain di hadapan publik sendiri, Chelsea justru tertinggal lebih dulu dari tim tamu pada menit ke-74. Rodrigo Moreno membobol gawang Kepa Arrizabalaga lewat sontekan dari jarak dekat di dalam kotak penalti.
[Gambas:Video CNN]
Jelang akhir babak kedua, Chelsea memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan setelah pemain Valencia melakukan hand ball di kotak penalti.
Tiga pemain Chelsea yaitu Jorginho, Willian, dan Ross Barkley maju untuk jadi eksekutor tendangan 12 pas. Ketiganya sempat terlihat berdebat untuk menentukan siapa yang jadi penendang meski akhirnya Barkley yang maju sebagai eksekutor.
Sialnya tendangan mantan pemain Everton itu menerpa mistar gawang Valencia dan Chelsea mengakhiri laga dengan kekalahan.
Sebelumnya, manajer Chelsea memberikan pembelaan kepada Barkley. Legenda hidup tim London Barat itu memastikan Barkley adalah penendang penalti pertama Chelsea.
"Ross adalah eksekutor penalti. Saya tidak tahu perbincangan soal penalti namun Willian dan Jorginho merupakan eksekutor penalti. Saat dia berada di lapangan, Ross adalah eksekutor penalti pertama," katanya. (nva)
Gudjohnsen melihat hal itu berpeluang terjadi usai Ross Barkley gagal mencetak gol dari titik penalti di babak kedua. Akibatnya tim London Utara memulai kiprah di Liga Champions dengan kekalahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chelsea memulai kiprah di Liga Champions dengan kekalahan. (Ian KINGTON / AFP) |
[Gambas:Video CNN]
Jelang akhir babak kedua, Chelsea memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan setelah pemain Valencia melakukan hand ball di kotak penalti.
"Ross adalah eksekutor penalti. Saya tidak tahu perbincangan soal penalti namun Willian dan Jorginho merupakan eksekutor penalti. Saat dia berada di lapangan, Ross adalah eksekutor penalti pertama," katanya. (nva)
Chelsea memulai kiprah di Liga Champions dengan kekalahan. (Ian KINGTON / AFP)