Tepergok Memata-matai, Liverpool 'Sogok' City Rp17 Miliar

CNN Indonesia | Sabtu, 21/09/2019 17:19 WIB
Tepergok Memata-matai, Liverpool 'Sogok' City Rp17 Miliar Liverpool disebut tepergok memata-matai sistem pencarian bakat Man City. (Reuters/Carl Recine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Liverpool disebut harus membayar 'sogokan' kepada Manchester City sebesar 1 juta pound sterling atau setara Rp17 miliar lantaran kepergok memata-matai sistem pencarian bakat The Citizens.

Seperti dikutip dari Daily Mail, The Times memberitakan bahwa Man City sempat bersiap mengajukan tuntutan kepada Liverpool karena sudah mencuri data-data komputer sistem perekrutan rival The Reds.

The Reds diyakini memata-matai sistem tersebut setelah Man City disebut-sebut menyewa ahli komputer khusus spionase.


Aksi mata-mata itu diduga dilakukan dua mantan staf The Citizens yang merapat ke Liverpool, Dave Fallows dan Julian Ward. Mereka disinyalir memberikan data-data dari Scout7 yang merupakan sistem pencarian bakat dari Man City pada musim 2012/2013.

Sistem pencarian bakat skuat arahan Pep Guardiola diduga pernah diretas pihak Liverpool. (Joe Giddens/PA via AP)Sistem pencarian bakat skuat arahan Pep Guardiola diduga pernah diretas pihak Liverpool. (Joe Giddens/PA via AP)
Michael Edwards yang kini menjabat sebagai direktur klub The Reds juga dituding Man City terlibat dalam peretasan dan pencurian data-data dalam sistem tersebut.

Ewards hengkang dari Man City ke Liverpool pada 2011 dan sempat menjabat sebagai kepala analisis dan performa di klub tersebut.

Tepergok Memata-matai, Liverpool Sogok City Rp17 Miliar
Seperti dikutip dari Daily Mail, klub arahan Pep Guardiola mengklaim memiliki bukti-bukti kuat soal aksi pencurian data tersebut. Situasi itu yang membuat Liverpool memilih jalan damai dengan membayar setara Rp17 miliar kepada Man City.

Kesepakatan damai secara rahasia itu dilakukan pada September 2013. Dalam perjanjian tersebut, Man City sepakat tak akan meneruskan gugatan mereka ke Liga Inggris maupun pengadilan setelah menerima uang sejumlah itu.

[Gambas:Video CNN] (bac/bac)