Kesehatan Bermasalah, Riedl Batal Latih Persebaya

CNN Indonesia | Rabu, 25/09/2019 14:15 WIB
Kesehatan Bermasalah, Riedl Batal Latih Persebaya Alfred Riedl batal melatih Persebaya Surabaya. (AFP PHOTO / HOANG DINH NAM)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persebaya Surabaya membatalkan kontrak kerja sama dengan Alfred Riedl karena mantan pelatih Timnas Indonesia itu mendadak harus menjalani operasi bypass jantung. Hal ini membuat Riedl batal menukangi tim Bajul Ijo hingga sisa akhir musim ini.

"Saya harus mengabarkan tentang keadaan kesehatan sekarang. Saya telah memeriksakan diri di rumah sakit di Vienna sekaligus membahas aktivitas saya ke depan. Ternyata, dalam dua pekan saya harus menjalani lagi operasi bypass," kata Rield seperti dilansir situs resmi Persebaya.

"Ini kabar buruk buat saya, juga buat Persebaya. Tapi, kesehatan harus saya utamakan."


Riedl pun mengaku sedih batal menangani Persebaya. Padahal, ia sudah resmi diumumkan sebagai pelatih anyar Rendy Irwan dkk lewat unggahan video di akun Instagram klub pada 23 Agustus.

Namun sejak resmi disebut sebagai pelatih Persebaya, Riedl tak kunjung hadir di Surabaya. Baru asisten pelatihnya, Wolfgang Pikal, yang muncul hingga akhirnya Riedl dipastikan batal menukangi tim asal Jawa Timur tersebut.
[Gambas:Video CNN]
"Saya sangat sedih dan kecewa tidak bisa memberikan kabar lebih baik. Tolong sampaikan permohonan maaf saya kepada manajemen, media, dan seluruh suporter Persebaya. Semoga Anda semua bisa mengerti dan memahami," ucapnya.

Di sisi lain, Presiden klub Persebaya, Azrul Ananda, mengungkapkan awalnya berharap kedatangan Riedl bisa jadi awal dari proyek jangka panjang. Di mata Azrul, Riedl juga sosok pelatih yang punya reputasi dan disiplin bagus.
Kesehatan Bermasalah, Riedl Batal Latih Persebaya
"Ketika menentukan opsi pelatih, kami memutuskan untuk memilih Alfred Riedl dan asistennya Wolfgang Pikal karena beberapa alasan. Pertama, kemampuan mereka tidak perlu diragukan lagi. Reputasi disiplin mereka sangat baik dan penting untuk pemain-pemain Persebaya yang rata-rata masih muda. Kedua, mereka bisa membantu mengisi kebutuhan kami untuk jangka panjang," katanya.

Dengan batalnya kedatangan Riedl, susunan pelatih Persebaya tetap seperti yang berlangsung sekarang. Pikal diangkat menjadi pelatih kepala didampingi oleh Sugiantoro.

"Kombinasi ini sudah menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa pertandingan transisi kemarin. Kemampuan teknis serta sikap disiplin Pikal menjadi seimbang dengan gaya permainan menarik yang ditonjolkan Bejo. Semoga tren kami bisa terus naik di sisa musim ini," ujar Candra Wahyudi, manajer Persebaya. (jal/ptr)