Marquez Rela Tukar Gelar MotoGP Demi Sang Adik

CNN Indonesia | Kamis, 10/10/2019 06:36 WIB
Marquez Rela Tukar Gelar MotoGP Demi Sang Adik Marc Marquez mendukung sang adik untuk bisa jadi juara dunia Moto2. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Marc Marquez tanpa ragu rela menukar gelar juara dunia MotoGP miliknya demi bisa melihat sang adik, Alex Marquez menjadi juara Moto2.

Marquez baru saja memastikan gelar juara dunia MotoGP keenam dalam kariernya lewat kemenangan di Thailand. Hal itu membuat Marquez sudah mengoleksi total delapan gelar juara dunia dalam kariernya.

Sementara itu Alex juga punya peluang bagus untuk jadi juara dunia Moto2 di musim ini. Ia ada di puncak klasemen dengan nilai 224, unggul 40 poin dari Augusto Fernandez yang ada di posisi kedua.


Bila Alex berhasil jadi juara dunia Moto2 musim ini, maka Marquez bersaudara mengulang momen 2014 saat Marquez jadi juara MotoGP sedangkan Alex memenangkan Moto3.
Alex Marquez punya peluang bagus untuk jadi juara dunia Moto2.Alex Marquez punya peluang bagus untuk jadi juara dunia Moto2.  (VLADIMIR SIMICEK / AFP)

"Tentu saja saya bersedia menukar gelar saya untuk gelar juara dunia Moto2 bagi dirinya. Saya sudah berulang kali mengatakan hal itu," kata Marquez memberikan perumpamaan besarnya dukungan ia kepada sang adik, dikutip dari Tuttomotoriweb.

Marquez menyatakan beban yang ada dalam diri Alex sangat besar. Selain tekanan karena persaingan, Alex juga harus menghadapi situasi berat karena ia adalah adik dari Marquez yang memenangkan banyak gelar di MotoGP.
[Gambas:Video CNN]
"Alex mesti tahu cara mengatur tekanan dan mencoba memenangkan gelar Moto2. Dia harus berkonsentrasi namun juga harus tetap gembira."

Marquez Rela Tukar Gelar MotoGP Demi Sang Adik

"Dari luar, terlihat mudah untuk jadi saudara saya, namun tidak demikian. Hal yang terjadi justru sebaliknya," ucap Marquez.


Setelah jadi juara Moto3 pada 2014, Alex kesulitan untuk bisa memenangkan gelar juara dunia di kelas Moto2. Alex tidak bisa tampil konsisten di Moto2 sehingga catatan terbaik di Moto2 sebelumnya hanyalah mengakhiri musim di posisi keempat yang didapat pada 2017 dan 2018. (ptr/nva)