Vietnam Tak Peduli Catatan Buruk Lawan Indonesia

CNN Indonesia | Senin, 14/10/2019 14:19 WIB
Vietnam Tak Peduli Catatan Buruk Lawan Indonesia Vietnam akan menantang Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemain Timnas Vietnam, Bui Tien Dung, tidak mempedulikan catatan buruk pertemuan lawan Timnas Indonesia jelang bentrok kedua tim di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Vietnam akan menjalani pertandingan tandang melawan Indonesia dalam penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (11/10). Ini adalah pertandingan ketiga bagi tim tamu dalam ajang tersebut.

"Yang lalu adalah masa lalu. Saat ini, tim Vietnam adalah sebuah tim yang kuat dan sangat kompak," kata Tien Dung seperti yang dikutip dari Sao Star.


Dilansir dari Sao Star, Vietnam belum pernah menang dari Timnas Indonesia dalam sebuah turnamen internasional selama 23 tahun terakhir.

Vietnam Tak Peduli Catatan Buruk IndonesiaTimnas Indonesia menghadapi Vietnam dengan tren buruk gagal menang di tiga laga terakhir. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Terakhir kali Vietnam menang atas Indonesia adalah ketika perebutan peringkat ketiga Piala AFF 1996. Saat itu, Vietnam menang denga skor 3-2 di Stadion Nasional, Kallang, Singapura, pada 15 September 1996.

[Gambas:Video CNN]
Kali ini, Vietnam menghadapi Indonesia dengan cukup percaya diri. Skuat asuhan Park Hang-seo sejauh ini mencatat sekali menang melawan Malaysia (1-0) dan satu kali imbang lawan Thailand (0-0) dalam dua laga awal di Grup G.
Vietnam Tak Peduli Catatan Buruk Indonesia
Sedangkan Indonesia mencatat tiga kekalahan dalam tiga pertandingan Grup G sampai saat ini. Skuat Merah Putih kalah dari Malaysia (2-3), Thailand (0-3), dan Uni Emirat Arab (0-5).

Laga melawan Vietnam wajib dimenangi oleh Tim Merah Putih. Selain bermain di hadapan publik sendiri, kemenangan bisa menjadi obat penawar luka usai hasil buruk yang terus diraih.

Jelang pertandingan melawan Vietnam, Timnas Indonesia mendapat amunisi tambahan. Pemain naturalisasi milik Persebaya Surabaya, Otavio Dutra dipanggil untuk membuat lini pertahanan lebih kokoh. (map)