Lolos Final Denmark Open, Praveen/Melati Incar Gelar Perdana

CNN Indonesia | Sabtu, 19/10/2019 17:18 WIB
Lolos Final Denmark Open, Praveen/Melati Incar Gelar Perdana Praveen/Melati incar gelar perdana di tahun 2019. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Jakarta, CNN Indonesia -- Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengincar gelar juara perdana di 2019 usai berhasil lolos ke final Denmark Open 2019.

Praveen/Melati memastikan satu tempat di final usai mengalahkan Wang Chi Lin/Cheng Chi Ya (Taiwan) di Odense Sports Park, Denmark, Sabtu (19/10). Pasangan Indonesia tersebut berhasil menang dua gim langsung 21-12, 21-12 dalam tempo 27 menit.

Ini merupakan final yang kedua kalinya buat mereka di turnamen BWF World Tour Super 750. Sebelumnya di Jepang Open 2019, Praveen/Melati juga ke final, namun akhirnya selesai sebagai runner up.


"Perasaan kami tentu senang sekali bisa ke final. Ini final level 750 kami yang kedua dan tahun ini kami belum ada gelar juara. Kami bisa membuktikan sampai final dan ini memotivasi kami untuk bisa mengambil gelar di tahun ini," kata Praveen di laman resmi PBSI.

[Gambas:Video CNN]
Praveen/Melati sudah pernah menaklukkan Wang/Cheng pada dua pertemuan sebelumnya. Kemenangan terakhir Praveen/Melati terjadi di Australia Open 2019 dengan skor 21-18, 12-21, dan 21-11.

Praveen/Melati bisa dikatakan melaju dengan cukup mudah kali ini. Sempat ketat di awal laga namun berhasil memangkas jarak dari kejaran lawan.

Lolos Final Denmark Open, Praveen/Melati Incar Juara Perdana
"Sebenarnya kami lebih banyak fokus dan komunikasi. Itu yang menjadi kunci kemenangan kami hari ini. Mungkin kami juga lebih siap dari lawan. Kami juga banyak diskusi untuk menghadapi laga hari ini," ujar Praveen.

"Setelah menang dari unggulan satu kemarin kami merasa peluang semakin terbuka, dan kami tidak mau menyia-nyiakan hal itu. Jadi kami main lebih maksimal lagi," sambungnya lagi.

Di partai puncak, Praveen/Melati akan menghadapi pemenang duel Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (Tiongkok) melawan Seo Seung Jae/Chae Yujung (Korea).

"Keduanya lawan yang bagus, kami lihat dulu siapa yang akan kami hadapi, baru bersiap mengatur strateginya," ungkap Praveen. (jun/bac)


BACA JUGA