Rossi Tertawa Dinilai Dovi Kurang Liar di MotoGP Malaysia

CNN Indonesia | Senin, 04/11/2019 08:43 WIB
Rossi Tertawa Dinilai Dovi Kurang Liar di MotoGP Malaysia Valentino Rossi tertawa dinilai kurang liar oleh Andrea Dovizioso. (Claudio Giovannini/ANSA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinilai kurang liar oleh Andrea Dovizioso di MotoGP Malaysia, Valentino Rossi tertawa menanggapi pernyataan pesaingnya itu di tim Ducati.

Dovizioso memastikan podium ketiga pada balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (3/11). Sementara The Doctor harus puas finis di posisi keempat.

Dovizioso dan Rossi sempat terlibat duel pada balapan MotoGP Malaysia. Kedua pebalap bahkan sempat saling salip demi naik podium.


Rossi yang lebih sering berada di belakang Dovizioso beberapa kali melakukan manuver di tikungan untuk membalap, namun upaya The Doctor selalu mampu digagalkan pebalap andalan Ducati.

Andrea Dovizioso memenangkan duel melawan Valentino Rossi di MotoGP Malaysia. (Andrea Dovizioso memenangkan duel melawan Valentino Rossi di MotoGP Malaysia. (Foto: Mohd RASFAN / AFP)
Usai balapan, Dovi merasa tidak mendapatkan tantangan sesungguhnya karena pebalap kompatriotnya itu kurang melakukan hal gila.

"Saya mampu mengontrol Valentino. Ketika dia melewati saya, saya melihat dia sudah berada dalam batas dan tidak mungkin untuk melewati batas. Saya tahu dia tidak akan menyerah. Tetapi Valentino tidak melakukan hal gila. Dia agresif tetapi dia tidak melakukan hal gila dalam upaya membalap," ujar Dovizioso.

Menanggapi pernyataan Dovi, Rossi tertawa dan memuji pesaingnya tersebut yang berhasil memenangkan duel.

[Gambas:Video CNN]
"Saya juga senang bisa berduel dengannya, bahkan saya akan lebih menyukainya apabila bisa mengalahkannya," ujar Rossi kemudian tertawa, seperti dikutip dari GPOne.

"Kami memiliki kesamaan dalam hal tertentu karena kami sama-sama bersaing sehat, bahkan kadang terlalu fair. Mungkin karena kami merupakan pebalap tua. Para pebalap muda jauh lebih agresif."

Dinilai Dovi Kurang Liar di MotoGP Malaysia, Rossi Tertawa
Podium pertama sendiri berhasil dimenangkan rekan Rossi di Yamaha, Maverick Vinales.

"Sudah sangat lama sekali di masa lalu ketika Anda berupaya menyalip lawan tanpa mengganggunya. Sekarang ketika Anda melakukannya, hal itu terasa lebih baik," kata Rossi. (bac/bac)