Liga Champions: Jadi Kiper, Walker Kalahkan Ederson-Bravo

CNN Indonesia | Kamis, 07/11/2019 12:37 WIB
Liga Champions: Jadi Kiper, Walker Kalahkan Ederson-Bravo Jadi kiper dadakan di Liga Champions, Kyle Walker kalahkan Ederson dan Claudio Bravo dalam hal penyelamatan. (AP Photo/Luca Bruno)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jadi kiper dadakan pada laga tandang Liga Champions melawan Atalanta di Stadion San Siro, Kamis (7/11) dini hari WIB, bek Manchester City Kyle Walker kalahkan dua penjaga gawang timnya, Ederson Moraes dan Claudio Bravo soal aksi penyelamatan.

Pada laga yang berakhir imbang 1-1, Walker mendadak jadi kiper The Citizens lantaran Bravo mendapatkan kartu merah pada menit 81.

Penjaga gawang asal Chile itu melakukan pelanggaran terhadap penyerang Atalanta Josip Ilicic di depan kotak penalti.


Bravo sendiri tampil dari bangku cadangan pada awal babak kedua menggantikan Ederson Moraes yang mengalami cedera.

Kyle Walker melakukan satu kali penyelamatan pada laga Liga Champions melawan Atalanta. (Kyle Walker melakukan satu kali penyelamatan pada laga Liga Champions melawan Atalanta. (Foto: AP Photo/Luca Bruno)
Pada menit 49, Bravo kebobolan melalui tandukan penyerang Atalanta Mario Pasalic memanfaatkan umpan silang Alejandro Gomez.

Padahal, The Citizens sempat memimpin 1-0 pada menit ketujuh berkat gol Raheem Sterling. Jumlah penyelamatan Bravo di bawah mistar gawang bahkan kalah banyak dari Walker, bek yang menggantikan perannya.

Walker masuk lapangan dari bangku cadangan menggantikan Riyad Mahrez pada menit 88, kemudian langsung mengenakan sarung tangan sebagai kiper dadakan.

[Gambas:Video CNN]
Berdasarkan catatan Whoscored, Walker melakukan satu kali penyelamatan krusial. Catatan itu mengalahkan Bravo bahkan Ederson yang tidak membukukan satu pun penyelamatan krusial.

Satu-satunya penyelamatan gemilang Walker adalah ketika dia menangkap bola tendangan bebas Ruslan Malinovskiy pada menit 88.

Liga Champions: Jadi Kiper, Walker Kalahkan Ederson-Bravo
Aksinya menangkap bola umpan lob dari Mario Pasalic di dalam kotak penalti juga mendapat pujian dari rekan-rekan setimnya.

Walker sendiri mengatakan menjadi penjaga gawang dadakan karena keinginannya sendiri selain diminta oleh sang manajer, Pep Guardiola.

"Sepertinya kedua hal itu. Saat latihan kadang saya suka cerewet meminta kiper untuk menangkap bola dan semacamnya. Namun setelah saya mengalaminya, kadang Anda butuh dua kali sentuhan [untuk menangkap bola]," ujar Walker.

Usai pertandingan, Walker sempat melontarkan guyonan di akun Twitter miliknya: "Teman-teman jangan cemas. Saya bisa mengatasinya!" tulis Walker.

(bac/jal)