Di mata Fakhri, ada perbedaan jelas antara suporter yang mencintai sepak bola dan mencintai PSSI. Menurutnya, kalau suporter yang mencintai sepak bola, mereka tidak akan peduli terhadap federasinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan kelompok suporter lainnya, LA Grande, memilih tetap mendukung langsung perjuangan David Maulana di Kualifikasi Piala Asia U-19.
Pernyataan Fakhri juga didukung oleh pemainnya. Seperti diungkapkan Amiruddin Bagas Kaffa yang mengaku tidak bakal mengendurkan semangatnya walaupun tidak ada penonton yang datang.
Bagas mencetak satu gol pada laga kedua Timnas Indonesia U-19 menghadapi Hong Kong di Kualifikasi Piala Asia U-19. Gol tersebut tercipta melalui kolaborasi satu-dua dengan David Maulana di menit ke-25.
"Usaha dan hasil yang bagus buat kita semua. Kami menatap laga selanjutnya. Semoga kami bisa kasih yang terbaik lagi, tiga poin. Kami tidak akan turun semangat walaupun ada penonton maupun tidak ada penonton. Harapannya semoga akan ada yang nonton," ucap Bagas.
Senada Bagas, Muhammad Fajar Fathur Rahman yang sudah mencetak tiga gol mengatakan hal yang wajar jika ada suporter yang tidak mau mendukung langsung ke stadion. Ia juga berjanji untuk tetap semangat di laga terakhir menghadapi Korea Utara.
"Saya ingin bermain lebih baik lagi, kerja keras lagi semoga besok banyak suporter yang datang. Kami akan tetap main dengan cara kami walaupun tidak ada suporter, kami tetap semangat," ujar Fajar.
Di laga terakhir Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19, Timnas Indonesia bakal menghadapi Korea Utara pada pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Minggu (10/11). (ttf/fea)