Juara Fuzhou Open, Performa Marcus/Kevin Kembali Menanjak

CNN Indonesia | Minggu, 10/11/2019 20:29 WIB
Juara Fuzhou Open, Performa Marcus/Kevin Kembali Menanjak Marcus/Kevin sudah meraih puluhan gelar sejak disatukan pada 2015. (dok. PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo merasa mengalami peningkatan performa pada paruh kedua tahun ini ketimbang pada awal tahun.

Gelar juara Fuzhou China Open 2019 menjadi yang kedelapan bagi pasangan berjuluk The Minions pada tahun ini. Enam gelar di antaranya diraih sejak Juli hingga November.

Setelah menjadi juara di Malaysia Masters 2019 dan Indonesia Masters 2019 pada Januari, Marcus/Kevin gagal menjuarai All England, Malaysia Open, dan Singapore Open.


Kebangkitan Marcus/Kevin terjadi pada Indonesia Open. Setelah menjadi kampiun di rumah sendiri, pasangan nomor satu dunia itu melanjutkan perjalanan meraih gelar di Japan Open, China Open, Denmark Open, French Open, dan Fuzhou China Open.

Performa Marcus/Kevin Menanjak di Akhir TahunMarcus/Kevin sudah meraih delapan gelar BWF World Tour pada tahun ini. (Dok. PBSI)
"Kami senang dengan penampilan kami, kami merasa bisa menikmati permainan dan tampil cukup baik. Di awal tahun, kami merasa tidak tampil bagus, tapi kami belajar di mana salahnya dan bagaimana cara mengatasinya," terang Marcus dalam kutipan yang diterima dari rilis resmi PBSI.

[Gambas:Video CNN]
Marcus/Kevin menyatakan keberhasilan mempertahankan gelar di ajang Fuzhou China Open adalah hasil dari kerja keras. Selain menjadi juara pada tahun lalu, Marcus/Kevin juga pernah menempati podium teratas dalam turnamen China Open 2016 dan 2017 yang berlangsung di Fuzhou.

Performa Marcus/Kevin Menanjak di Akhir Tahun
"Di awal turnamen, kami enggak pernah berpikir terlalu jauh sampai pertahankan gelar, kami hanya coba terus untuk mengeluarkan kemampuan terbaik di setiap pertandingan. Pastinya senang bisa empat kali juara di turnamen ini, luar biasa. Kami terus berusaha menjaga motivasi kami dan tidak mau cepat puas," ujar Kevin.

Mengenai laga final menghadapi Takeshi Kamura/Keigo Sonoda yang berakhir dengan skor telak pada gim kedua, Marcus menilai sang partner bermain baik sehingga membuat lawan kikuk.

"Di game kedua, mereka banyak kena cegat Kevin, mainnya buru-buru juga, jadi mereka langsung hilang fokusnya. Kami dapat poin banyak, Kamura/Sonoda tambah drop, jadi ketinggalannya makin jauh," jelas Marcus.

Setelah menjuarai Fuzhou China Open 2019, Marcus/Kevin rencananya bakal mengikuti Hong Kong Open 2019 yang bakal dimulai pada pekan depan. (nva)


BACA JUGA