Ronaldo Curi Gol Rekan Setim Seperti Ramsey

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 06:40 WIB
Ronaldo Curi Gol Rekan Setim Seperti Ramsey Cristiano Ronaldo dinilai curi gol seperti Aaron Ramsey. (AP Photo/Francisco Seco)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapten timnas Portugal Cristiano Ronaldo jadi bahan perbincangan di media sosial usai mengalahkan Luksemburg 2-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stade Josy Barthel, Minggu (17/11) waktu setempat.

Dilansir Sport Bible, aksi Ronaldo disorot karena dianggap mirip dengan cara rekan setim di Juventus, Aaron Ramsey. Pemain 34 tahun membobol gawang Luksemburg dengan tendangan pelan memanfaatkan bola hasil tendangan Diogo Jota pada menit ke-86.

Proses gol itu berawal dari umpan Bernardo Silva yang mengarah ke Jota. Penyerang Wolverhampton Wanderers itu lantas menendang bola ke arah gawang Luksemburg.


Bola tendangan Jota yang tinggal sedikit lagi masuk ke gawang malah disambar Ronaldo. Jota pun gagal mencetak gol perdana dan sebaliknya Ronaldo menorehkan gol ke-99 bersama Selecao das Quinas.

Ronaldo Curi Gol Rekan Setim Seperti RamseyRonaldo sudah mencetak 99 gol untuk timnas Portugal. (AP Photo/Francisco Seco)
Netizen pun ramai bersuara melihat gol Ronaldo di laga tersebut yang dianggap mirip dengan apa yang dilakukan Ramsey saat Juventus tampil di Liga Champions.

"Ronaldo mencuri sesuatu yang bisa jadi gol pertama Jota untuk Portugal. Tak berperasaan," tulis pemilik akun @UtdTJ.


"Fan Ronaldo sekarang bisa memaafkan Ramsey. Ronaldo baru saja mencuri gol Jota," kicau @Itsbrill.


Ronaldo sebelumnya pernah jadi korban curi gol yang dilakukan Ramsey. Hal itu terjadi saat Bianconeri menghadapi Lokomotiv Moskow di fase grup Liga Champions.

Bola tendangan bebas Ronaldo tidak sempurna ditangkap kiper lawan dan bergulir menuju gawang. Sesaat sebelum melewati garis gawang, bola disambar oleh Ramsey sehingga gol tersebut tercatat atas nama pemain asal Wales tersebut.

[Gambas:Video CNN]
Mantan pemain Arsenal itu sampai meminta maaf atas peristiwa tersebut. Ramsey menyatakan reaksi tersebut karena mewaspadai pergerakan kiper Lokomotiv yang berupaya menghalau bola yang bergulir ke arah gawang. (jal)