Dikontrak Tottenham, Mourinho Pelatih Spesialis Trofi

CNN Indonesia | Rabu, 20/11/2019 16:08 WIB
Dikontrak Tottenham, Mourinho Pelatih Spesialis Trofi Jose Mourinho resmi jadi pelatih Tottenham Hotspur. (Christian Petersen/Getty Images for International Champions Cup/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jose Mourinho, manajer yang langganan memberikan trofi untuk klub yang ditanganinya, kini resmi melatih Tottenham Hotspur menggantikan Mauricio Pochettino.

Tottenham mengangkat Mourinho sebagai arsitek baru mereka selang beberapa jam setelah mendepak Pochettino. Bersama klub berjuluk The Lilywhites itu Mourinho mendapat kontrak selama empat musim hingga 2023.

Mourinho termasuk pelatih dengan garansi trofi. Selalu ada piala yang diberikan pelatih berjuluk The Special One tersebut.


Karier kepelatihan Mourinho dimulai dari Benfica stelah sebelumnya jadi penerjemah bagi Sir Bobby Robson selama di Sporting Lisbon, FC Porto, dan Barcelona.

Tetapi, di klub berjuluk As Aguias itu karier Mourinho tidak lama. Mourinho menangani Benfica dalam enam pertandingan. Hanya di Benfica Mourinho gagal memberikan gelar.

Prestasi pelatih 56 tahun itu baru terlihat ketika menangani klub Portugal lain, FC Porto, pada Januari 2002.

Melatih Tottenham jadi tantangan Jose Mourinho.Melatih Tottenham jadi tantangan Jose Mourinho. (AP Photo/Alastair Grant)
Di tangan Mourinho, Porto meraih enam trofi sejak musim 2002/2003 hingga 2003/2004. Selain dua gelar juara Liga Portugal, Mourinho mengantar Porto juara Liga Europa dan Liga Champions 2003/2004.

Usai gelar Liga Champions itu Mourinho jadi bidikan sejumlah klub Eropa. Namun Chelsea yang beruntung mendapat tanda tangan pelatih kelahiran Setubal itu.

Dengan menangani Chelsea, Mourinho sukses mendobrak dominasi Manchester United dan Arsenal di Liga Inggris.

[Gambas:Video CNN]
Di musim perdananya bersama The Blues pada 2004/2005, Mourinho mempersembahkan trofi Liga Inggris dan Piala Liga Inggris. Sejak 2004-2007 di Chelsea, Mourinho mengumpulkan enam trofi.

Setelah dipecat Chelsea pada September 2007, Mourinho sempat menganggur selama lebih dari setengah musim sebelum dikontrak Inter Milan pada Juni 2008.

Lagi-lagi Mourinho tidak perlu menunggu lama untuk berjaya bersama klub asal Kota Milan itu. Mourinho mempersembahkan Piala Super Italia dan Liga Italia di musim 2008/2009.

Pada musim keduanya, 2009/2010, Mourinho mencetak rekor bersama Inter sebagai klub Italia pertama yang mencetak treble winners, Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Kesuksesan di Inter membuat Real Madrid kepincut dan mendatangkan Mourinho. Dalam tiga musim bersama Los Blancos, Mourinho meraih satu gelar Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Dikontrak Tottenham, Mourinho Pelatih Spesialis Trofi
Setelah dari Madrid, Mourinho kembali ke Chelsea untuk kedua kalinya pada 2013. Kesempatan kedua Mourinho di Chelsea menghasilkan satu gelar Liga Inggris dan Piala Liga pada 2014/2015. Total delapan trofi dimiliki Mourinho saat bersama Chelsea.

Pada Desember 2015 Mourinho kembali dipecat Chelsea. Setelah setengah musim menganggur, Mourinho dikontrak Manchester United. Seperti di Inter, Mourinho juga mencetak rekor bersama MU dengan kali pertama meraih trofi Liga Europa dalam sejarah klub tersebut.

Kejayaan Mourinho di MU hanya di musim pertama dengan gelar Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa. Tetapi di musim kedua dan ketiganya, Mourinho kembali terpuruk dan dipecat pada Desember 2018.

Hampir setahun menganggur, mantan pemain Sesimbra itu dipinang Tottenham setelah mendepak Pochettino.

Tantangan Mourinho cukup berat bersama Tottenham karena harus memberikan trofi untuk The Lilywhites yang sudah puasa gelar selama 12 tahun. Terakhir kali Tottenham meraih trofi saat juara Piala Liga Inggris pada 2007/2008. (sry/ptr)