Indonesia mencanangkan minimal meraih 45 medali emas lewat 25 cabang olahraga. Target itu dipasang guna berada di posisi empat besar pada klasemen perolehan medali pesta olahraga ASEAN itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di cabor renang, Indonesia awalnya berharap bisa meraih empat medali emas dari nomor gaya punggung 50 m putra, gaya punggung 200 m putra, renang perairan terbuka 10 km putra, dan gaya punggung 100 m putri.
Dea Salsabila Putri atlet modern pentathlon Indonesia. (Dok. NOC Indonesia) |
Sementara itu, cabor lainnya seperti: soft tennis, taekwondo, e-sport, dan kurash gagal meraih medali emas.
Di SEA Games 2019, Indonesia sukses mengumpulkan 72 medali emas dari total 266 medali dengan berada di posisi keempat di bawah Filipina, Vietnam, dan Thailand.
[Gambas:Video CNN]
Salah satu faktor yang membawa Indonesia mencapai target besar di Filipina adalah munculnya sejumlah cabor kejutan. Cabor-cabor semisal jiujitsu, dancesport, waterski dan wakeboarding, sepaktakraw, modern pentathlon, duathlon, dan polo air sukses memberikan hasil terbaik.
Modern pentathlon yang sejak keberangkatan tidak dipatok meraih emas justru bisa menyumbang empat medali emas dari nomor beach laser individual putri dan putri, beach triathle individual putri, dan beach triathle mixed relay.
Boling yang ditarget satu emas juga meraih empat emas. Tidak ingin kalah, angkat besi menorehkan empat emas dari tiga yang diharapkan.
Kejutan juga datang dari judo yang meraih empat medali emas, meski awalnya hanya satu yang diharapkan. Sedangkan dayung memborong sembilan emas dari lima yang ditarget.
Serupa dengan atletik, wushu juga diharapkan meraih dua emas lewat chanquan dan duilian putra. Di SEA Games tahun ini hanya taolu duilian putra yang sesuai target. Tetapi kegagalan chanquan putra bisa ditutupi lewat taolu daoshu/gunshu combine (Edgar Xavier Marvelo).
Dari total 72 emas yang dikumpulkan Tim Merah Putih, cabor dayung menjadi yang paling banyak menyumbang emas, 9 medali. Disusul menembak dengan delapan emas dari satu yang diharapkan. (sry/jal)
Dea Salsabila Putri atlet modern pentathlon Indonesia. (Dok. NOC Indonesia)