Juara BWF World Tour Finals 2019, The Daddies Cetak Sejarah

CNN Indonesia | Minggu, 15/12/2019 18:45 WIB
Juara BWF World Tour Finals 2019, The Daddies Cetak Sejarah The Daddies cetak sejarah usai juara BWF World Tour Finals 2019. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sukses meraih juara BWF World Tour Finals 2019, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil mencetak sejarah.

Ahsan/Hendra menjadi ganda Indonesia pertama yang juara pada era BWF Tour Finals yang baru dimulai pada 2018.

Ahsan/Hendra memastikan juara BWF World Tour Finals 2019 setelah mengalahkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, 24-22, dan 21-19 pada laga final di Guanzhou, China.


Pertarungan sengit sempat terjadi pada gim pertama sehingga laga dilanjutkan melalui permainan deuce. The Daddies akhirnya menang 24-22 atas Endo/Watanabe.

Juara BWF World Tour Finals 2019, The Daddies Cetak SejarahAhsan/Hendra juara BWF World Tour 2019. (Dok. Humas PBSI)
Di gim kedua, Endo/Watanabe sempat unggul poin dari Ahsan/Hendra. Namun, The Daddies bisa membalikkan keadaan dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-19 sekaligus meraih juara.

Ahsan/Hendra ke final setelah mengalahkan ganda Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-Lin di semifinal.

Sementara Endo/Watanabe berhasil melangkah ke final setelah mengalahkan ganda Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

[Gambas:Video CNN]
Sukses Ahsan/Hendra ini pun memastikan Indonesia meraih satu gelar juara di turnamen bergengsi dunia tersebut.

Sebelumnya, Indonesia berpeluang meraih gelar di tunggal putra. Namun, Anthony Ginting kalah dari Kento Momota pada laga final dalam tiga gim.

Juara BWF World Tour Finals 2019, The Daddies Cetak Sejarah
Anthony Ginting mengalami cedera pada jari kaki kanannya pada gim ketiga final BWF World Tour Finals 2019.

"Tadi di game ketiga juga saya sudah berusaha maksimal dan coba untuk tidak fokus merasakan sakit di kaki. Jari kaki kanan saya lecet, sebetulnya ini sudah lama."

"Di awal-awal pertandingan saya memang tidak mau terlalu fokus sama sakit ini, tapi lama-lama terasa perih juga. Jadi tadi cukup mempengaruhi juga ke permainan di game ketiga," kata Anthony Ginting dikutip dari admintonindonesia.org. (bac/bac)