El Clasico: Tendangan Brutal Lenglet Bikin Paha Varane Baret

Ahmad Bachrain, CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 09:05 WIB
El Clasico: Tendangan Brutal Lenglet Bikin Paha Varane Baret Barcelona bermain imbang tanpa gol lawan Real Madrid di laga El Clasico. (AP Photo/Emilio Morenatti)
Jakarta, CNN Indonesia -- Paha bek Real Madrid, Raphel Varane, baret akibat pelanggaran brutal yang dilakukan bek Barcelona Clement Lenglet pada laga El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (19/12) dini hari WIB.

Varane mengalami luka goresan sepanjang paha kanannya karena terkena pul sepatu Lenglet.

Pelanggaran brutal tersebut terjadi di menit ke-18 di dalam kotak penalti. Kaki kiri Lenglet mengangkat dan mendarat di paha kanan Varane.


Varane pun langsung mengerang kesakitan usai pelanggaran yang dilakukan Lenglet.

Raphael Varane dua kali dilangar pemain Barcelona di dalam kotak penalti. (Raphael Varane dua kali dilangar pemain Barcelona di dalam kotak penalti. (AP Photo/Bernat Armangue)
Meski demikian, wasit Alejandro Hernandez tidak menganggap pelanggaran sehingga tak ada hadiah penalti untuk Real Madrid.

Para pemain Madrid sendiri sempat protes mempertanyakan keputusan wasit. Sang pengadil lapangan juga memilih tidak mengandalkan bantuan Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan terjadi pelanggaran atau tidak.

Dikutip dari AS, tampak gambar luka goresan yang cukup dalam sepanjang 30 sentimeter di paha kanan Varane akibat terkena pul sepatu Lenglet.

Lenglet sendiri mengakui sepatunya sempat mengenai paha Varane yang notabene rekan setimnya di timnas Prancis.

"Memang ada kontak dengan kakinya [Varane], tapi itu bukan penalti," kata Lenglet seperti dikutip dari AS.

Bukan hanya sekali Varane dilanggar Barcelona di dalam kotak penalti. Satu menit setelah pahanya 'distempel' pul sepatu Lenglet, kausnya ditarik Ivan Rakitic di dalam kotak penalti Barca.

El Clasico: Pelanggaran Brutal Lenglet, Paha Varane Tergores
Lagi-lagi sang wasit tak menganggap pelanggaran dan tidak memberikan penalti untuk Madrid. Pertandingan El Clasico pun berakhir imbang tanpa gol.

Bek Madrid Sergio Ramos mengungkapkan Madrid seharusnya mendapat penalti atas pelanggaran yang dilakukan Blaugrana.

"Kami melihat nya pada saat turun minum dan jelas seharusnya Madrid dapat dua penalti. Tetapi apa yang saya katakan tidak akan mengubah keputusan," kata Ramos dikutip dari AS.

Pemain senior Madrid itu juga kecewa keputusan wasit yang tidak menggunakan bantuan VAR untuk menilai pelanggaran Barcelona.

"VAR ada untuk membantu [wasit di lapangan], saat mereka ragu mereka bisa melihat sisi lain [dari monitor di sisi lapangan]. Itu tidak terjadi, bisa saja menguntungkan untuk kami," ujar Ramos.

"Tetapi saya yakin pada saat tertentu kami akan melakukan pelanggaran dan mendapat keuntungan dari insiden yang tidak diperhatikan. Ini biasa terjadi dalam sepak bola," sambungnya. (sry)